Kecelakaan Maut di Mojokerto, Pemuda Sidoarjo Tewas Tertabrak Truk
- M. Lutfi Hermansyah
Mojokerto, VIVA Jatim-Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis, 2 Juli 2026, sekitar pukul 16.45 WIB. Seorang pemuda asal Sidoarjo, Moch Bayu Pagar Alam (25), tewas usai sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah truk.
Korban merupakan warga Perumahan Alam Mutiara, Desa Kendal Pecabean, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Saat kejadian, Bayu mengendarai sepeda motor Honda CB150R bernomor polisi L 3017 AAC.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan bermula ketika truk bernomor polisi B 9587 QEX yang dikemudikan Heri Purwanto (41), warga Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, melaju dari arah Pasuruan menuju Kecamatan Ngoro.
Saat melintas di lokasi kejadian, truk diduga mengambil jalur berlawanan ketika berusaha mendahului kendaraan di depannya. Pada saat bersamaan, sepeda motor korban datang dari arah berlawanan sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Sejumlah saksi di lokasi menyebut benturan terjadi cukup keras. Korban bersama sepeda motornya diduga sempat terseret sekitar 20 meter sebelum truk berhenti di jalur berlawanan.
Akibat benturan tersebut, sepeda motor korban mengalami kerusakan parah. Namun, pengemudi truk membantah adanya peristiwa korban terseret.
"Saya dari arah Pasuruan, posisi saya mau nyalip, terus dia buang kanan, bukannya buang kiri, malah kayak ngadu gitu," ujar Heri kepada wartawan di lokasi kejadian.
Heri juga mengaku telah berupaya mengerem sesaat sebelum tabrakan terjadi.
"Tidak terseret. Saya sempat mengerem. Kondisi korban memang meninggal," katanya.
Akibat kecelakaan tersebut, Bayu meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dideritanya. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek, Gempol, Kabupaten Pasuruan, untuk proses penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Polisi telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan truk, sepeda motor korban, dan sopir truk sebagai barang bukti.