Gus Baha Cerita Teladan Mbah Moen tentang Pentingnya Bekerja

Gus Baha' bersama Ketum PKB , Muhaimin Iskandar atau Cak Imin
Sumber :
  • Viva.co.id

“Ya… dipakai untuk pelajaran,” kelakar Gus Baha. 

Dia menambahkan perayaan hari raya sebaiknya tidak berlangsung lama-lama karena banyak menghambat siklus perekonomian pasar. Oleh karena itu, tradisi hari raya di kediamannya hanya dilakukan di hari pertama dan malam hari kedua Syawal saja.

Gus Baha mengaku pengamalan ‘sebaik-sebaiknya ibadah’ tersebut diperolehnya dari KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen. Mbah Maimoen dengan besar kekuasaan dan pengaruhnya, ia tetap menyambung kehidupan dengan hasil kerja yakni berniaga. 

"Ketika makan di rumahnya, yang ia makan adalah uang hasil jualannya," kata dia.   

Gus Baha sendiri menyebut bahwa ia sering menemani Mbah Maimoen makan. Mbah Moen biasa makan lauk pecel. 

“Pecel yang dijual pada santri-santrinya itu,” ucapnya

"Ketika makan di rumahnya, yang ia makan adalah uang hasil jualannya," kata dia.