Babe Bambang Ajukan Gugatan Pembatalan Kepemilikan Merek Minyak Kutus Kutus, Kini Jadi Sanga Sanga

Pencetus Minyak Kutus Kutus Babe Bambang
Sumber :
  • Rahmat Fajar

Kemudian Babe Bambang juga ingin menjaga reputasi dan kualitas merek. Pasalnya, selama lebih dari 10 tahun, Bambang mengeklaim telah banyak membantu kesehatan banyak orang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga ia ingin menjaga reputasi tersebut dan agar tidak disalahgunakan oleh pihak lain.

Lalu juga adanya tindakan tidak beritikad baik. Sebab pihak lawan telah mengirimkan somasi sebanyak dua kali kepada Babe Bambang serta beberapa reseller dan platform media sosial sehingga menghambat produksi dan penjualan Kutus Kutus dengan aksara Bali.

"Padahal transformasi ini sudah dilakukan dengan perubahan logo yang jauh berbeda dari versi lama," katanya.

Alasan utama lainnya yakni adanya permintaan sejumlah uang yang tidak wajar dari FHS jika Babe Bambang masih ingin menggunakan merek Minyak Kutus Kutus. Babe Bambang menegaskan bahwa ia sendiri adalah pencipta dan peracik Minyak Kutus Kutus.

Keberadaan pabrik lama yang lengkap dengan peralatan produksi, minyak dari tahapan percobaan hingga menjadi produk final salah satu bukti bahwa Babe Bambang sebagai pencetus. Kemudian berbagai postingan yang telah membangun nama Kutus Kutus sejak awal. Berbagai ulasan di media online dan offline yang telah beredar luas selama ini tentang siapa pencetus Minyak Kutus Kutus tersebut juga bukti lainnya.

Babe Bambang mengatakan FHS sendiri merupakan anak sambungnya. Dia adalah anak asli dari almarhumah mantan istrinya Lilies Susanti Handayani. Saat menikahi Lilies, FHS masih berusia sekitar 10 tahun. Dan ketika Babe Bambang mulai meracik Minyak Kutus Kutus pada 2013, FHS sudah remaja.

Babe Bambang mengatakan pengajuan gugatan pembatalan merek tersebut juga berdasarkan anjuran dari BPOM dan DJKI agar tidak membingungkan konsumen. Dan kini merek Sanga Sanga telah terdaftar di DJKI dan bersertifikat halal sejak 2024.