Terdegradasi dari Liga 2, Presiden Klub Gresik United: Kami Mohon Maaf, Ini Pukulan Berat

Ekspresi pemain Gresik United (jersey kuning) usai laga
Sumber :
  • Viva Jatim/Tofan

Gresik, VIVA JatimGresik United dipastikan terdegradasi dari Liga 2 musim ini dan harus turun di kompetisi Liga 3 (Liga Nusantara) musim 2025-2026. Presiden Klub dan manajemen tim menyampaikan permohonan maaf atas merosotnya prestasi tim kebanggan warga Gresik ini.

img_title Persebaya Tambah Bek Baru dari Brazil, Pernah Perkuat Athletico Paranaense

Presiden Klub Gresik United (GU), Fandi Akhmad Yani dengan penuh kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pendukung setia, masyarakat Gresik, dan para pecinta sepak bola. 

Hal ini menyusul hasil yang kurang memuaskan Gresik United di musim 2024-2025, hingga berujung pada degradasi ke Liga 3 atau Liga Nusantara musim 2025-2026.

img_title Alex Martins Merapat, Lini Serang Persebaya Mengerikan

“Kami memahami betapa besar harapan dan cinta suporter kepada Gresik United. Dengan penuh ketulusan, kami memohon maaf atas hasil ini. Ini adalah pukulan berat bagi kami semua, namun kami berkomitmen untuk bangkit dan kembali lebih kuat,” ujarnya, Rabu, 26 Februari 2025.

Sementara itu Nila Yani Hardiyanti, mewakili Manajemen GU menyadari bahwa hasil ini mengecewakan, tetapi mereka berkomitmen untuk menjadikan momen ini sebagai pelajaran berharga.

img_title Persebaya Resmi Dapatkan Bek Asal Tanjung Verde Yuran Fernandes

Di akhir pernyataannya, manajemen Gresik United mengajak seluruh pendukung untuk tetap bersatu dan memberikan dukungan klub kebanggaan masyarakat Gresik ini.

“Kami percaya, dengan dukungan penuh dari suporter, Gresik United akan kembali lebih kuat. Kami yakin Gresik United akan bangkit, dan mengembalikan kebanggaan sepak bola Gresik," terangnya.

Seperti di ketahui, manajemen Gresik United berupaya semaksimal mungkin untuk membangun tim yang kompetitif. Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari memperbaiki susunan pemain hingga merekrut talenta top untuk memperkuat skuad.

Pada kompetiai musim ini, Gresik United mendatangkan Renan Silva, gelandang kreatif yang dikenal memiliki pengalaman panjang di kompetisi sepak bola nasional. 

Juga menunjuk Djajang Nurdjaman sebagai pelatih kepala Gresik United. Dimana Djajang sosok yang memiliki rekam jejak gemilang bersama klub-klub besar seperti Persib Bandung dan Persebaya Surabaya.

Meski telah melakukan berbagai upaya, kenyataannya hasil di lapangan tidak berjalan sesuai harapan. Sepanjang musim ini, Gresik United mencatatkan hasil yang beragam: beberapa kemenangan penting di awal musim, namun diikuti oleh hasil imbang dan kekalahan di laga-laga krusial, hingga akhirnya tersingkir ke zona degradasi dan harus bermain di Liga Nusantara.