Ingat Anak Istri

Ilustrasi keluarga bahagia.
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim – Tiada betis buncit di depan. Itu perumpamaan bahwa penyesalan pasti datang ketika kesalahan sudah terungkap dan akibatnya telah menimpa. Immanuel Ebenezer atau Noel mungkin kini merasakan itu. Gara-gara dugaan praktik lancungnya di Kemenaker diungkap KPK, ia kini meringkuk di tahanan setelah ditetapkan tersangka. Pun jabatannya sebagai Wamenaker hilang.

img_title Sudah Digunakan Ratusan Siswa MPLS, Waskita Karya Pastikan Keamanan Bangunan Sekolah Rakyat di Tuban

Noel memang tak menyatakan menyesal secara tegas. Toh ia tetap membantah sangkaan KPK. Tapi ketika digiring petugas KPK untuk ditahan pada Jumat, 22 Agustus 2023, kemarin, ia mengungkapkan permohonan maaf kepada beberapa pihak. Pertama, kepada Presiden Prabowo Subianto. Kedua, kepada istri dan anaknya. 

“Ketiga, saya minta maaf terhadap rakyat Indonesia,” ucap Noel dikutip dari VIVA.

img_title KPK Sita Ratusan Hektare Sawah Milik Tersangka Korupsi Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Permintaan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto mungkin terasa biasa saja. Bahkan bisa dinilai politis. Noel berkontribusi pada pemenangan Prabowo di Pilpres 2024. Wajar jika Noel kemudian ditunjuk sebagai Wamenaker. Tapi itu jabatan politik. Tanpa kasus yang kini menjeratnya, jabatan itu bisa saja hilang karena alasan apa pun. 

Permintaan maaf kepada rakyat Indonesia mungkin agak menyentuh. Kenapa agak? Karena bisa jadi itu abang-abang lambe. Sebab, andai dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 tidak terungkap, bisa jadi praktik haram it uterus dilakukan. Tak peduli rakyat Indonesia kesulitan di dunia kerja karena mengurus sertifikasi K3 pungutan liarnya mahal. Bodoh amat rakyat Indonesia miskin makin miskin.

img_title Presiden Prabowo Diundang Buka Muktamar NU ke-35 di Jombang

Yang paling menyentuh sebetulnya ialah permintaan maaf Noel kepada istri dan anaknya. Bukan karena kasihan kepada Noel harus terpisah dalam waktu lama dengan anak-istrinya, tapi kasihan pada nasib istri dan anaknya yang terpaksi ikut menanggung hukuman moral gara-gara ulah koruptif Noel. Padahal anggota keluarganya tak tahu apa-apa.

Satu waktu di pertengahan tahun 2000-an, VIVA Jatim pernah bertamu dan mengobrol dengan seorang politikus di Surabaya. Waktu itu ia menjadi anggota DPRD Jatim. kini sudah menjadi kepala daerah. Saat itu lagi ramai berita tentang korupsi yang menjerat politikus salah satu partai tertentu, partai tempat si teman berkegiatan politik. 

Halaman Selanjutnya
img_title