Diskusi Sastra di Komunitas Gang Sebelah

Diskusi tentang sastra di komunitas Gang Sebelah Gresik.
Sumber :
  • Dokumen Komunitas Gang Sebelah.

Sementara Ketua Dewan Kebudayaan Gresik (DKG) Irfan Akbar Prawiro menjelaskan tidak hanya mengenai penerbitan, namun pihak Yayasan Gang Sebelah juga mendapati masukan mengenai minimnya penyelenggaraan even-even kesenian, khususnya sastra di Kabupaten Gresik. Termasuk, gen z penggemar sastra yang memilih untuk meluangkan waktu secara daring, ketimbang terlibat dalam kegiatan sastra konvensional.

img_title Ketika Pemeran Rambut Sewu Jumpa Penggemar di Gressmall

"Harapan kami, bagaimana sastra ini, terutama di Gresik, dapat diperbincangkan dari hulu ke hilir. Rencananya, setelah ini kami akan merumuskan dan catatkan ke dinas terkait untuk dipikirkan, sehingga sastra dapat dipraktekkan secara sistematis," terangnya.

Salah seorang peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Kuni Qurota A (25), mengaku, sangat senang bisa mengikuti kegiatan yang sudah lama cukup didambakan olehnya. Agenda-agenda kesenian, khususnya sastra, dapat lebih sering diadakan di Gresik. Dengan tentunya, dihadiri oleh lebih banyak penulis dan pegiat literasi.

img_title Pemancing Tenggelam di Sungai Kalimireng Gresik Ditemukan 200 meter dari TKP

"Terus terang, saya sangat senang, karena jarang banget ada kegiatan seperti ini di Gresik. Semoga ke depan sering diadakan, dan juga lebih banyak penulis lagi yang akan datang ke Gresik untuk acara-acara seperti ini," harapnya.

Selain diskusi, juga digelar Lomba Baca Puisi Tingkat SD/Sederajat se-Kabupaten Gresik pada Minggu, 19 Oktober 2025. Melalui lomba ini, anak-anak diajak menumbuhkan kecintaan terhadap sastra sekaligus melatih ekspresi dan kepercayaan diri.

img_title Gresik United Kalahkan Persekat Tegal 2-1, Joko Susilo Evakuasi Lini Depan