Mengenal Aneka Tradisi Unik Hari Natal Khas Indonesia, Kental akan Sejarah
- Istimewa
Surabaya, VIVA Jatim – Sebagai negara yang memiliki ragam tradisi dan budaya, Indonesia selalu muncul dengan aneka tampilan yang unik dan mempesona di setiap hari-hari bersejarah. Semua itu, karena masyarakatnya memiliki latar belakang adat istiadat yang berbeda-beda.
Banyak tradisi unik yang bisa ditemukan di Indonesia, utamanya saat perayaan Hari Natal. Masing-masing daerah memiliki karakter dan ciri khas yang unik nan mempesona.
Penuh dengan tradisi, musim perayaan adalah saat dimana masyarakat berkumpul, memadukan adat istiadat setempat dengan semangat universal yaitu kegembiraan dan niat baik.
Dari ramainya jalanan di Jakarta, tradisi unik di Sumatera Utara hingga desa-desa yang tenang di Bali, kehangatan Natal sangat terasa dengan beberapa tradisi nusantara berikut ini, dikutip dari VIVA, Selasa, 26 Desember 2023.
1. Rabo-Rabo (Jakarta)
Di balik kota Metropolitan yang terkenal dengan gaya hidup modern, Jakarta memiliki tradisi Natal yang terkenal unik dan masih dilestarikan sampai sekarang, yakni Rabo-Rabo.
Tradisi Rabo-Rabo bisa ditemukan di Kampung Tugu, Kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Kawasan ini disinggahi sekelompok pemeluk agama Kristen keturunan Portugis.
Dilakukan setiap menjelang Hari Natal, Rabo-Rabo diartikan sebagai “Ekor-Mengekor”, atau dalam bahasa Kreol Portugis adalah dilakukan dengan berkeliling area kampung dan mengunjungi rumah-rumah kerabat, sambil menyanyikan lagu keroncong, melansir website Kemenpekraf, Senin, 25 Desember 2023.
Di puncak perayaan Rabo-Rabo akan dilakukan tradisi mandi-mandi, yaitu menggambar wajah satu sama lain dengan bedak putih. Menurut kepercayaan, kegiatan tersebut menyimbolkan penebusan dosa dan pengampunan, serta untuk memulai dan menyambut Tahun Baru dalam keadaan suci.
2. Marbinda dan Marhobas (Sumatra Utara)
Masyarakat Batak Toba di Sumatera Utara juga punya tradisi perayaan Natal yang tidak kalah menarik, yaitu Marbinda dan Marhobas.
Marbinda adalah tradisi menyembelih hewan menjelang Hari Raya Natal. Sedangkan, Marhobas adalah tradisi memasak hasil sembelih yang dilakukan oleh para pria.
Makna dari tradisi Natal Marhobas dan Marbinda tidak sekadar simbol kebersamaan dan pengingat persaudaraan antara masyarakat saja. Tapi, sebagai wujud dari rasa syukur kepada Tuhan.
3. Wayang Wahyu (Yogyakarta)