Sempat Vakum 2 Tahun, Fashion on Pedestrian Kembali Digelar Banyuwangi

Sempat vakum, Fashion on Pedestrian kembali digelar di Banyuwangi
Sumber :
  • IST/Viva Jatim

Jatim – Pemkab Banyuwangi kembali menggelar peragaan busana batikFashion on Pedestrian” di Gedung Seni Budaya (Gesibu) Blambangan setelah sempat vakum dua tahun, Jumat sore 30 September 2022. 

img_title Tren Fashion Lama Kembali Populer, Dosen Ubaya Ungkap Siklus 15-30 Tahun

Ajang ini menjadi wadah kreativitas para model dan desainer anak-anak muda di Bumi Blambangan – nama lain Banyuwangi -- sekaligus mengkampanyekan program "Bangga Buatan Indonesia".

Di even yang digelar di sebuah pedestrian area creative space di Gasibu Blambangan dan menjadi rangkaian Banyuwangi Batik Festival (BBF) itu, terlihat 100 model dari kategori anak-anak hingga dewasa. 

img_title Pedjoeang Batik Hadir di Surabaya, Ingin Ajak Masyarakat Ikut Lestarikan Batik

Para model tersebut, melenggang di trotoar creative space area RTH Taman Blambangan yang telah disulap menjadi panggung catwalk. Dengan luwes mereka memeragakan aneka busana batik dengan motif sisik. 

Para model, ada yang mengenakan busana batik hasil desain sendiri, ada juga hasil kolaborasi dengan desainer lokal. Tema busana yang disajikan mulai kasual, busana pesta, hingga busana kerja.

img_title Fashionology 2026 UC Surabaya: Koleksi Bertema Skizofrenia hingga Hip Hop Lokal Curi Perhatian Pengunjung

Baca juga: Wings Air dan Super Air Jet akan Buka Rute Penerbangan di Banyuwangi

Saat pertunjukkan dimulai, para model lokal ini tampil layaknya model profesional. Dimulai dengan kategori anak, beragam busana batik kasual dengan warna-warna cerah pun mendominasi. 

Berlanjut kategori remaja yang membawakan busana pesta, kain batik berhasil disulap menjadi aneka busana yang berkesan elegan dan mewah. Dilanjutkan parade busana kerja oleh kategori dewasa dengan desain busana yang lebih formal.

Ajang ini ditutup dengan parade puluhan model bertubuh oversize yang mempergakan busana pesta kategori dewasa.

"Ini adalah cara untuk mendukung industri sektor kreatif, khususnya batik, di Banyuwangi. Ajang semacam ini akan terus kita gelar sebagai salah satu pendorong pemulihan ekonomi," kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat membuka acara. 

Sekadar tahu, Banyuwangi Batik on Pedestrian ini digelar rutin tiap tahun sejak 2013, namun sempat vakum dua tahun karena pandemi Covid-19, dan sekarang parade fashion batik di trotoar ini kembali digelar tahun ini. 

Baca juga: Di Usia 50 Tahun, Ikawangi Terus Mengharumkan Nama Banyuwangi

"Lewat ajang ini, kami berharap para perajin batik lokal kembali bergeliat. Kembali berkreasi setelah stagnan karena pandemi, dan tentunya pesanan kain batiknya juga kembali pulih," kata Ipuk. 

Halaman Selanjutnya
img_title