Solar Langka Dampak BBM Naik, Nelayan Tuban Tak Melaut

Nelayan beraktivitas di Tuban.
Sumber :
  • A Toriq A/Viva Jatim

Jatim – Sejumlah nelayan di Kabupaten Tuban dikabarkan tidak melaut karena BBM jenis solar langka, dampak dari kenaikan harga BBM bersubsidi akhir pekan lalu. Pemerintah diharapkan mencarikan solusi agar nelayan setempat tetap bisa melaut dalam kondisi apa pun, termasuk saat terjadi kelangkaan BBM.

DPRD Jatim Minta Pemerintah Buka Ruang Rekrutmen ASN Jalur Afirmasi Keahlian Khusus

Soal itu diungkapkan oleh anggota DPRD Jawa Timur Dapil Tuban-Bojonegoro Nur Aziz, Senin, 5 September 2022. Dia mengatakan, masyarakat neyalan Tuban sudah beberapa hari tidak melaut karena kelangkaan solar yang diakibatkan kenaikan harga BBM bersubsidi. 

"Padahal Tuban penyumbang ekonomi laut terbesar, harusnya pemerintah perhatikan itu," katanya kepada wartawan di Surabaya. 

DPR RI Kritisi Kinerja PSSI soal Timnas Indonesia Didominasi Pemain Naturalisasi

Politikus PKB itu mengatakan, SPBU yang dikhususkan untuk para nelayan hingga saat ini belum juga dibangun di Tuban. Selain itu, regulasi untuk mendapatkan BBM untuk nelayan juga sangat rumit. 

"Nelayan sangat kesulitan untuk mendapatkannya BBM. karena untuk mendapatkan harus ada persyaratan yang membuat nelayan sulit membelinya," ungkap mantan Wakil Ketua DPRD Tuban itu. 

Pertamina Naikkan Harga BBM per 1 Februari 2025, Pertamax Jadi Rp12.900

Dengan fakta tersebut, Aziz melihat regulasi pemerintah selaman ini tidak prorakyat. "Harusnya nasib nelayan ini diperhatikan dengan membuat regulasi khusus untuk mensejahterakan rakyat,"jelasnya.