Solar Langka Dampak BBM Naik, Nelayan Tuban Tak Melaut

Nelayan beraktivitas di Tuban.
Sumber :
  • A Toriq A/Viva Jatim

Jatim – Sejumlah nelayan di Kabupaten Tuban dikabarkan tidak melaut karena BBM jenis solar langka, dampak dari kenaikan harga BBM bersubsidi akhir pekan lalu. Pemerintah diharapkan mencarikan solusi agar nelayan setempat tetap bisa melaut dalam kondisi apa pun, termasuk saat terjadi kelangkaan BBM.

img_title PKB Award 2026 Perkuat Identitas Green Party, Pesantren Hijau Jadi Sorotan di Hari Santri

Soal itu diungkapkan oleh anggota DPRD Jawa Timur Dapil Tuban-Bojonegoro Nur Aziz, Senin, 5 September 2022. Dia mengatakan, masyarakat neyalan Tuban sudah beberapa hari tidak melaut karena kelangkaan solar yang diakibatkan kenaikan harga BBM bersubsidi. 

"Padahal Tuban penyumbang ekonomi laut terbesar, harusnya pemerintah perhatikan itu," katanya kepada wartawan di Surabaya. 

img_title Dalam Rangka Hari Santri, PKB Award 2026 Siapkan Rp1 Miliar untuk Santri, Penulis Kitab hingga Ponpes Digital

Politikus PKB itu mengatakan, SPBU yang dikhususkan untuk para nelayan hingga saat ini belum juga dibangun di Tuban. Selain itu, regulasi untuk mendapatkan BBM untuk nelayan juga sangat rumit. 

"Nelayan sangat kesulitan untuk mendapatkannya BBM. karena untuk mendapatkan harus ada persyaratan yang membuat nelayan sulit membelinya," ungkap mantan Wakil Ketua DPRD Tuban itu. 

img_title Bahan Baku Jadi Titik Lemah Industrialisasi, PKB Usulkan Badan Khusus

Dengan fakta tersebut, Aziz melihat regulasi pemerintah selaman ini tidak prorakyat. "Harusnya nasib nelayan ini diperhatikan dengan membuat regulasi khusus untuk mensejahterakan rakyat,"jelasnya.