Dinkes Gresik - PWI Gelar Workshop Integrasi Layanan Primer, Optimalkan Peran Puskesmas
- Tofan Bram Kumara/Viva Jatim
Ada 32 puskesmas yang sudah terintegrasi Layanan Kesehatan Primer. Baik pembiayaan juga pemenuhan sumber daya kesehatan, salah satu kunci Layanan Kesehatan Primer bisa berjalan dengan baik.
Di kabupaten Gresik karena sudah UHC, harapannya layanan primer berkualitas, dan tentunya akan di kawal anggota dewan di komisi IV.
“Integrasi Layanan Kesehatan Primer adalah upaya untuk mengoordinasikan dan menyelaraskan berbagai layanan kesehatan primer. ILP merupakan salah satu pilar transformasi bidang kesehatan di Indonesia yang melayani mulai dari ibu hamil, bayinya, remaja, dewasa hingga lansia,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Abdullah Hamdi Ketua sementara DPRD Gresik mengatakan DPRD memiliki tiga fungsi yang melekat yakni pengawasan, membuat peraturan terkait semua kebijakan terutama di Gresik, terkait anggaran.
"Insyaallah kami yang ada di komisi III bisa membantu kebijakan-kebijakan, meskipun sebenarnya kebijakan ada di komisi IV," katanya.
Ia juga menyebut keberhasilan sebuah program adalah perencanaan, banyak hal yang sudah di lakukan seperti rencana kerja tapi pada akhirnya tidak terlaksana karena anggaran. Seperti Puskesmas Kepatihan sudah mengajukan tapi pada akhirnya tidak tereksekusi karena tidak ada anggaran.
"Secara infrastruktur sudah luar biasa, dan kesehatan menjadi perhatian khusus terutama Puskesmas, bagi kami di DPRD Insya Allah sejalan dengan Bupati karena kita adalah mitra kerja," jelas Hamdi.