Pria Tak Dikenal Tewas Tertabrak Kereta Api di Tulungagung, Tubuh Terseret hingga 75 Meter

Pria Tak Dikenal Tewas Tertabrak Kereta Api
Sumber :
  • Madchan Jazuli/Viva Jatim

Tulungagung, VIVA Jatim –  Seorang pria tanpa identitas tewas tertabrak kereta api di Desa Aryojeding Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Tubuh korban terseret sejauh 75 meter dari lokasi kejadian.

img_title Kecelakaan Libatkan CRV, Beat dan Vega di Klampis Jaya Surabaya, Pemotor Tewas

Kasi Humas Polres Tulungagung Inspektur Polisi Dua Nanang Murdianto menjelaskan kronologi kejadian pada hari Selasa, 18 Februari 2025 sekira pukul 04.47 WIB. Kereta Api Komuter Penataran lokomotif CC 2108330 dari Stasiun Blitar melaju ke Surabaya. Sampai di jalur kereta api masuk Desa Aryojeding Kecamatan Rejotangan dan menabrak seseorang.

"Lalu pukul 05.00 WIB kereta api menabrak orang di jalur kereta api hingga meninggal dunia. Kereta api sempat berhenti sejenak guna mengecek rangkaian kereta. Selepas rangkaian dinyatakan aman langsung melanjutkan perjalanan ke Surabaya," ujar Ipda Nanang Murdianto. 

img_title Antusias Ratusan Pengasuh Pondok Ikuti Workshop Kepesantrenan di Pesantrennya Kiai Imjaz

Berdasarkan keterangan saksi, Jaryanto, Ipda Nanang menjelaskan sebelumnya pada hari Senin tanggal 17 Februari 2025 pukul 16.00 WIB saksi melihat korban sedang tidur-tiduran di pos utara Tugu Keluarga Bencana (KB).

"Korban tampak seperti orang normal namun kelihatan murung," ujarnya.

img_title Wagub Emil Sebut 600-an Desa di Jatim Masih Susah Sinyal

Dirinya menerangkan ciri khusus korban tanpa identitas ini menggunakan kaos lengan pendek dengan motif garis berwarna hitam biru.

"Kemudian mengenakan celana pendek berwarna hitam, kepala korban pecah, tangan sebelah kiri putus. Kondisi kedua kaki putus sebatas lutut dan korban terseret kereta api sekitar 75 meter," bebernya.

Kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi dan mengamankan TKP. Selanjutnya, mencatat keterangan saksi sekaligus berkoordinasi dengan Inafis Polres Tulungagung dan petugas medis RSUD Dr. Iskak Tulungagung.