Gus Yahya Temui Presiden Prabowo, Bahas Peran Strategis NU dalam Program MBG

Gus Yahya, Ketua Umum PBNU
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube TVNU

Surabaya, VIVA Jatim – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menemui Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 24 Juni 2025. 

img_title Gus Fiqi soal Polemik PAN Vs Ansor Jatim: Ingat, Jaga Sejarah dan Transparansi

Dalam pertemuan tersebut, Gus Yahya melaporkan berbagai program kolaboratif antara PBNU dan pemerintah, salah satunya menyangkut implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Gus Yahya mengungkapkan bahwa PBNU mendapat mandat besar dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengelola 1.000 titik pelaksanaan MBG di berbagai wilayah. 

img_title Kiai Imjaz Ungkap 5 Alasan Utama Kiai Miftachul Akhyar Terpilih Lagi Jadi Rais Aam PBNU

"Ini pekerjaan besar sekali buat NU. Karena itu kami memerlukan koordinasi yang lebih intensif dengan pihak pemerintah," ujarnya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip dari VIVA, Rabu, 25 Juni 2025.

Selain MBG, Gus Yahya juga menyampaikan laporan mengenai sejumlah program kerja sama lain antara NU dan kementerian terkait, termasuk Gerakan Keluarga Maslahat NU yang tengah digalakkan di berbagai daerah.

img_title BGN Minta Maaf ke Santri Sidoarjo, Dapur MBG Disuspend, Kepala Dapur Dicopot Usai 740 Santri Keracunan

Presiden Prabowo, menurut Gus Yahya, menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan peran NU dalam menjalankan program-program strategis pemerintah.

"Pak Presiden sangat mendukung. Bahkan, beliau mendorong NU agar semakin kuat dalam menjalin sinergi dengan pemerintah," ungkapnya.

Pertemuan ini menandai langkah konkret pemerintah dan NU dalam memperkuat kemitraan demi kesejahteraan masyarakat, terutama dalam bidang gizi dan pembangunan keluarga.

Artikel ini telah tayang di VIVA.co.id dengan judul Gus Yahya Ungkap NU Dapat Tugas Khusus dari Prabowo Terkait MBG