Peringati Hari Santri, IIDI Gresik Dukung Program GUS Tekan Stunting
- VIVA Jatim/Tofan Bram Kumara
Gresik, VIVA Jatim – Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Kabupaten Gresik memperingati Hari Santri Nasional 22 Oktober 2025, dengan menggelar acara bertema cegah stunting untuk generasi sehat, cerdas dan produktif sekaligus mendukung program Gresik Urus Stunting (GUS) Nawakarsa Pemkab.
Salah satu agenda IIDI dalam mengurangi stunting yakni memberikan pendampingan kepada lima balita yang ada di Kecamatan Kebomas dengan memberikan susu dan makanan bergizi.
Ketua IIDI Gresik, dr Titin Ekowati mengatakan, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara IIDI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik sebagai langkah nyata menurunkan angka stunting di daerah.
Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Gresik masih berada di angka 15 persen, sedikit di bawah angka nasional 19 persen, namun tetap menjadi perhatian serius bagi tenaga medis dan pemerintah daerah.
"Dalam rangka Hari Santri Nasional, kami mengadakan kegiatan GUS (Gresik Urus Stunting). Untuk tahap awal ini, kami mengambil lima balita di Kecamatan Kebomas yang prevalensi stuntingnya masih tinggi. Masing-masing anak kami berikan 10 dus susu pertumbuhan, dan akan kami pantau perkembangannya selama tiga bulan ke depan," ujarnya.
Pemantauan kondisi gizi dan tumbuh kembang balita tersebut dilakukan bersama dengan Puskesmas Kebomas, serta RSUD Ibnu Sina Gresik.
Setelah tiga bulan, tim medis akan menilai peningkatan berat badan dan perkembangan anak. Bila belum menunjukkan perubahan signifikan, maka anak-anak tersebut akan kembali diikutsertakan dalam program lanjutan.
"Program ini masih bersifat pilot project. Ke depan, kami akan memperluas cakupan dengan menggandeng Puskesmas di kecamatan lain yang juga memiliki angka stunting tinggi," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gresik, dr Abdul Fatah menyampaikan dukungannya terhadap sinergi antara IDI dan IIDI dalam memperkuat program kesehatan masyarakat.
"Visi dan misi IDI serta IIDI sejatinya sejalan, yaitu berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan masyarakat yang sehat. Salah satu fokus utama kami adalah pengabdian masyarakat melalui kegiatan baksos dan edukasi gizi, termasuk diantaranya penurunan stunting," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Gresik dr Sinta Puspitasari Asluchul Alif mengapresiasi IIDI Gresik dalam mengusung kegiatan tentang pengurangan stunting. Secara bersama sama menyelesaikan masalah stunting di Gresik, kegiatan ini merupakan pemberdayaan perempuan yang aktif.