Kapolda Jatim Minta Anggota Brimob Lebih Humanis dan Profesional
- Istimewa
Surabaya, VIVA Jatim-Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Nanang Avianto menegaskan pentingnya pendekatan humanis dan profesional bagi seluruh anggota Brimob. Pesan itu ia sampaikan saat memimpin peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Brimob Polri di Mako Kompi 3 Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Jatim, Jumat, 14 November 2025.
Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa tema tahun ini berbunyi Brimob Presisi untuk Masyarakat, harus diwujudkan lewat perilaku yang tidak hanya andal secara taktis, tetapi juga empatik dalam pelayanan.
"Brimob harus semakin profesional, moderen dan dicintai masyarakat. Humanis dalam bertindak, presisi dalam setiap operasi," ujar Nanang.
Dengan berbagai dinamika paska Pemilu hingga ancaman keamanan kontemporer, Kapolda menilai tantangan Brimob semakin kompleks. Ia memberi tujuh penekanan strategis yang menekankan integritas, penguatan soliditas internal, sinergi dengan TNI dan instansi lain, serta pentingnya menjauhi sikap arogan.
"Jaga kepercayaan publik dan teguhkan loyalitas kepada NKRI, Pancasila dan UUD 1945," tegasnya.
Kapolda juga menyebut moderenisasi peralatan, peningkatan kemampuan tempur seperti urban warfare dan jungle warfare hingga kesiapan menghadapi Pilkada Serentak 2026 sebagai prioritas pembinaan pasukan.
Sepanjang tahun, Brimob Jatim terlibat dalam sejumlah operasi besar, mulai dari pengamanan pemilu, penanganan unjuk rasa, hingga operasi kemanusiaan dalam bencana alam seperti erupsi Semeru, banjir, dan longsor.
Selain operasi keamanan, menjelang peringatan HUT ke-80, Brimob Jatim juga menggelar kegiatan sosial seperti donor darah dan khitanan massal.
Menurut Kapolda, peran inilah yang menunjukkan bahwa Brimob bukan hanya kekuatan penindak, tetapi juga barisan yang melindungi warga di situasi krisis.
"Brimob adalah garda terdepan yang menjadi harapan masyarakat. Jaga kehormatan korps dan teruslah mengabdi," kata Nanang.
Komandan Satuan Brimob Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Suryo Sudarmadi menambahkan, delapan dekade perjalanan Brimob adalah bukti kesetiaan pasukan terhadap bangsa. Ia mengulas kembali yel-yel kebanggaan Brimob sebagai simbol loyalitas.
"Selama Merah Darahku Kujamin Tetap Tegaknya NKRI’ bukan sekadar seruan, tapi komitmen yang tidak pernah goyah," ujarnya.
Suryo menjelaskan bahwa peringatan HUT kali ini digelar dalam bentuk syukuran sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan melibatkan sekitar seribu personel.