Pesan Emil Dardak kepada Pengurus ICMI Jatim Masa Khidmat 2026-2031

Pelantikan Pengurus ICMI Jatim Periode 2026-2031.
Sumber :
  • Rahmat Fajar

Surabaya, VIVA Jatim-Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mendorong agar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) melakukan pengabdian di berbagai sektor. Di Jatim, menurut Emil, banyak ruang-ruang yang bisa diisi oleh ICMI.

img_title Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah Jatim Periode 2026-2031, Ini yang akan Dilakukan Emil Dardak

Hal tersebut disampaikan Emil saat menghadiri pengukuhan Pengurus ICMI Wilayah Jawa Timur Masa Khidmat 2026-2031, di Gedung Negara Grahadi, Sabtu, 19 September 2026 malam.

"Ruang pengabdian bagi cendekiawan Muslim di Jawa Timur ini sangat terbuka luas di berbagai sektor," ujarnya.

img_title Rayakan 23 Tahun, Begini Kisah Baba Rafi Sebelum Jadi Brand Legendaris

Emil mengatakan cendekiawan bukanlah status biasa. Di balik status cendekiawan, menyimpan tanggung jawab yang besar.

"Bagi cendekiawan itu sendiri tuh berat sekali amanahnya, betul enggak? Saya rasa tidak ada yang berani mengatakan saya seorang cendekiawan, ini enggak berani gitu, ya. Istilahnya itu adalah sebuah label yang biarkan orang lain yang melabeli demikian, begitu," katanya.

img_title Emil Dardak: SPPG Dilarang Pakai Beras dan Gas Subsidi untuk MBG

Sementara itu, Ketua Umum ICMI, Arif Satria menekankan kepada para pengurus ICMI Jatim agar menjalankan Islam Wasathiyah. Beberapa poin yang ditekankan Arif adalah sikap Tawassuth atau seimbang.

Menurut Arif, dalam hidup memerlukan keseimbangan antara material dan nonmaterial serra antara dunia dan akhirat. Sikap proporsionalitas tersebut sangat penting karena Allahmenuntut untuk selalu menyimbangkan dunia dan akhirat.

"Bahkan dihampir semua selalu dunia dan akhirat itu sesuatu yang menyatu, karena prasyarat untuk mencapai akhirat yang baik adalah melewati dunia yang baik," katanya.

Selain itu, Arif juga menekankan tentang sikap Tasamuh (toleransi), Asy-Syura (musyawarah) dan Al-I'tidal (adil).