Heru MAKI Nilai Armuji Permalukan Martabat Arek Suroboyo

Heru MAKI saat Diwawancarai Wartawan.
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-Ketua LSM MAKI Koordinator Wilayah Jawa Timur, Heru MAKI menilai penandatanganan surat permohonan maaf oleh Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dengan Madas Sedarah mempermalukan martabat Arek Suroboyo. Menurutnya langkah tersebut merupakan preseden buruk.

img_title Dies Natalis ke-45 Unitomo Surabaya, Ribuan Jamaah Padati Ngaji Bareng Gus Iqdam

Di samping itu, kata Heru, sikap Armuji tersebut juga melemahkan wibawanya sebagai pemimpin daerah.

“Ini bukan perkara sepele. Ini soal harga diri Surabaya dan kebanggaan arek Suroboyo. Kejadian ini memalukan dan mencoreng nama besar Kota Pahlawan,” ujar Heru, Rabu, 7 Januari 2025.

img_title Mahfud MD Bicara Kebangsaan dan Supremasi Hukum di Unitomo, Singgung Bahaya Kekuasaan Absolut

Heru menilai, polemik ini justru membuka babak baru kegaduhan sosial di Surabaya. Ia menyebut situasi pasca kejadian berpotensi memicu dinamika perlawanan yang semakin masif seiring menguatnya rasa ketersinggungan publik terhadap kepemimpinan kota.

Sebagai respons atas situasi tersebut, sejumlah tokoh masyarakat sepakat menginisiasi Apel Siaga Arek Suroboyo WANI, yang diklaim sebagai bentuk penolakan terhadap premanisme sekaligus kritik atas narasi pengkotakan berbasis suku yang kembali mencuat di ruang publik.

img_title Mahfud MD Sebut Demokrasi Tanpa Penegakan Hukum yang Kuat Berpotensi Anarkis

“Apel siaga akan digelar di halaman Balai Kota. Ini akan menjadi simbol perlawanan dan dipastikan melibatkan massa dalam jumlah besar,” ujar Heru.

Apel tersebut disebut-sebut sebagai bentuk tekanan moral terhadap Pemerintah Kota Surabaya, sekaligus penegasan sikap keras arek Suroboyo terhadap segala bentuk narasi yang dinilai merendahkan identitas dan martabat warga.

Tak hanya itu, Heru bersama Drg David, Mas Purnama, dan Mas Ruddy Gaol juga berencana mendatangi Kampus UNITOMO. Mereka ingin meminta klarifikasi langsung dari Rektor UNITOMO terkait konsep dan desain pertemuan sebelumnya yang dinilai turut memperkeruh suasana dan disebut digagas sepenuhnya oleh pihak kampus.

Di tengah situasi yang kian memanas, satu pesan keras terus digaungkan oleh para pengkritik: "Surabaya bukan kota yang bisa dipermalukan, dan slogan Suroboyo WANI bukan sekadar jargon tanpa makna".

Tokoh masyarakat Surabaya, Drg David mengecam langkah Armuji yang secara sadar menandatangani surat permohonan maaf tersebut. Menurutnya sikap tersebut menunjukkan ketidakcermatan dan ketidakpekaan sebagai pejabat publik.

“Sebagai Wakil Wali Kota, tindakan itu mencederai perasaan arek Suroboyo. Ini menorehkan luka mendalam dan bertentangan dengan karakter warga Surabaya yang selama ini dikenal berani dan tegas,” katanya.