BMBPSDM Tekankan Program Kemenang Harus Berpijak pada Nilai Keagamaan

Kepala BMBPSDM Muhammad Ali Ramdhani
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA Jatim-Kementerian Agama menggelar Rapat Kerja Nasional Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM). Mengusung tema “Peningkatan Kompetensi SDM untuk Menopang Kemaslahatan Umat Masa Depan”, Rakernas ini dihadiri oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan pejabat Kemenag.

img_title Prof Nasar dan Godaan Rangkap Jabatan Jelang Muktamar NU 2026

Kepala BMBPSDM Kementerian Agama RI, Muhammad Ali Ramdhani, menegaskan bahwa seluruh program kerja BMBPSDM harus berpijak pada penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai ruh utama kebijakan. Ia menyebut, arah program Kemenag bertumpu pada tiga kata kunci yakni rukun, maslahat, dan cerdas.

“Ikhtiar-ikhtiar yang kita lakukan tidak boleh sekadar selera kita, tetapi harus memberikan makna yang kuat terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan dari seluruh perspektif kehidupan bangsa,” jelas Ali Ramdhani dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 29 Januari 2026.

img_title Hilal 1 Syawal 1447 H tak Terlihat di Kota Blitar dan Sidoarjo

Dhani sapaan akrabnya, menambahkan, berbagai program prioritas Kemenag, seperti penguatan kerukunan dan cinta kemanusiaan, ekoteologi, pelayanan keagamaan berdampak, pendidikan unggul dan ramah, penguatan ekonomi umat berbasis filantropi, pemberdayaan pesantren dan rumah ibadah, hingga digitalisasi layanan, harus mampu menjawab tantangan nyata di masyarakat.

“Tiga kata kunci ini harus mewarnai seluruh program kerja sebagai wujud Kementerian Agama yang berdampak,” ungkapnya.

img_title Resmi! Mantan Menag Yaqut Ditahan KPK

Dhani menjelaskan, BMBPSDM saat ini memiliki lima unit eselon II dan satu sekretariat yang menjalankan fungsi kajian strategis, pemetaan persoalan keagamaan, serta pengembangan kompetensi ASN dan masyarakat. Melalui berbagai survei dan indeks, seperti Indeks Kerukunan Umat Beragama dan Indeks Kesalehan Umat Beragama, BMBPSDM berupaya menyediakan data objektif sebagai dasar perumusan kebijakan.

“Hasil pemetaan ini diharapkan menjadi rujukan para pemangku kebijakan untuk melakukan intervensi yang relevan sesuai kondisi objektif di masyarakat,” ujarnya.

Dalam bidang pengembangan SDM, BMBPSDM melalui Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) menyelenggarakan berbagai pelatihan, baik secara luring maupun digital. Model pelatihan Massive Open Online Course (MOOC) disebut telah menjangkau sekitar 1,5 juta peserta, melampaui target nasional.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan dua pesan strategis bagi Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM), yakni peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) serta optimalisasi pemanfaatan teknologi. Dua hal tersebut dinilai krusial untuk mewujudkan tata kelola birokrasi Kementerian Agama yang efisien dan berdampak bagi masyarakat.

Halaman Selanjutnya
img_title