Operasional Penerbangan Internasional di Bandara Juanda Normal Meski Timur Tengah Memanas

Situasi Bandara Internasional Juanda Surabaya.
Sumber :
  • Ahaddiini

Sidoarjo, VIVA Jatim-Bandara Internasional Juanda Surabaya memastikan operasional penerbangan internasional sejauh ini masih beroperasi normal menyusul situasi memanas di Timur Tengah dampak dari perang antara AS-Israel dan Iran. Termasuk keberangkatan jamaah umrah. Kekhawatiran keamanan di Timur Tengah muncul setelah sejumlah ruang udara di Timur Tengah ditutup karena konflik.

img_title Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah Lewat Jemaah Umrah

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menyampaikan bahwa berdasarkan koordinasi dan pemantauan secara berkelanjutan bersama otoritas bandara, Airnav, serta maskapai udara terkait, hingga saat ini tidak terdapat dampak operasional terhadap penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Juanda akibat kondisi tersebut.

"Kami menegaskan bahwa aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan penerbangan merupakan prioritas utama. Untuk itu, kami terus melakukan koordinasi intensif dengan Lanudal Juanda, Otoritas Bandara, Maskapai, serta seluruh instansi terkait," ujarnya, Minggu, 1 Maret 2026.

img_title Misteri Kematian ASN Bangkalan di Parkiran Bandara Juanda, Polisi Temukan Luka Robek, Dugaan Hamil Dibantah

Muhammad Tohir juga mengimbau kepada para penumpang untuk tetap memantau perkembangan informasi.

"Kami himbau untuk selalu memantau jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing maupun contact center kami 172 serta kanal informasi resmi Bandara Internasional Juanda," pungkasnya.

img_title Geger ASN Perempuan Meninggal di Dalam Mobil Terparkir di Bandara Juanda

Ia menegaskan Bandara Internasional Juanda tetap berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang, serta memastikan operasional penerbangan berjalan lancar dan aman.

Seperti diketahui serangan Amerikan Serikat-Israel ke Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026 memicu situasi tegang di Timur Tengah. Iran membalas serangan ke sejumlah pangkalan militer AS yang di beberapa negara Timur Tengah seperti Doha, Qatar, Bahrain dan UEA.

AS mempunyai pangkalan militer di negara-negara Timur Tengah, termasuk di Arab Saudi. Di mana banyak umat Islam di dunia melakukan perjalanan ibadah umrah ke Makkah.

Iran juga melakukan serangan ke beberapa kota di Israel. Iran juga telah menutup Selat Hormuz, jalur yang menjadi pusat lalu lintas minyak dunia. 

Dan kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei karena serangan AS-Israel diperkirakan akan memicu eskalasi konflik semakin besar dan lama.

Hal ini juga akan membuat situasi panas di Timur Tengah pun turun berlangsung lama. Pasalnya, Iran diperkirakan akan membalas dendam atas tewasnya pemimpin tertinggi dan paling dihormati oleh rakyat Iran.