Perkuat Ketahanan Sosial Digital, FKPT Jatim Sampaikan 4 Usulan Strategis di Musrenbang

Prof. Husniyatus Salamah Zainiyati.
Sumber :
  • Dokumen pribadi Prof Husniyatus Salamah Zainiyati

Surabaya, VIVA Jatim – Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur Husniyatus Salamah Zainiyati menyampaikan sejumlah masukan strategis dalam forum Musrenbang RKPD Provinsi Jawa Timur 2027 yang digelar di Surabaya, Selasa, 14 April 2026. Masukan FKPT khususnya terkait penguatan ketahanan sosial dan keamanan berbasis masyarakat.

img_title Kapolri ke Surabaya, Pimpin Hari Juang Polri hingga Tinjau Baktikes

Husniyatus Salamah menekankan pentingnya penguatan digital parenting dalam kurikulum pendidikan keluarga sebagai langkah preventif menghadapi tantangan era digital.

“Penguatan digital parenting menjadi sangat penting agar keluarga mampu membentengi generasi muda dari pengaruh negatif di ruang digital,” ujar perempuan akrab disapa Prof Titik itu.

img_title Jasindo Catat Pertumbuhan Premi 53,38% di Jatim, Kini Bidik Sektor Produktif

Selain itu, ia juga mendorong adanya kolaborasi yang lebih kuat dalam bidang keamanan siber di tingkat daerah, mengingat meningkatnya ancaman kejahatan digital dan penyebaran paham radikal melalui platform online.

“Sinergi lintas sektor dalam keamanan siber daerah harus diperkuat sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas sosial,” tambahnya. Tak hanya itu, FKPT Jatim juga mengusulkan pemberdayaan Duta Damai dan influencer lokal sebagai agen moderasi dan penyebar narasi positif di masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.

img_title Dorong Produktivitas Cabai di Jatim, Petrokimia Gresik Gelar Pestani Rawit Groo

“Pendekatan berbasis komunitas dan media sosial menjadi kunci dalam membangun ketahanan ideologi di era digital,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengusulkan pembangunan safe zone di lingkungan sekolah dan pesantren guna menciptakan ruang aman yang mendukung pembentukan karakter generasi muda yang toleran dan inklusif.

“Lingkungan pendidikan harus menjadi ruang aman yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter kebangsaan dan nilai-nilai moderasi,” tegasnya.

Musrenbang juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ia menegaskan bahwa arah pembangunan Jawa Timur tahun 2027 akan difokuskan pada akselerasi pertumbuhan ekonomi yang berkualitas melalui peningkatan produktivitas, investasi, dan penguatan sektor industri.

“RKPD 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi pembangunan Jawa Timur agar lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Kita ingin pertumbuhan ekonomi tidak hanya tinggi, tetapi juga berkualitas dan dirasakan merata oleh masyarakat,” ujar Khofifah.

Ia menjelaskan, tema pembangunan Jawa Timur tahun 2027 selaras dengan tema nasional, yakni akselerasi pertumbuhan berkualitas melalui produktivitas, investasi, dan industri, serta penguatan pelayanan dasar untuk mendukung pertumbuhan tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title