Percikan Listrik Sambar Bensin, Rumah dan Mobil Hangus Terbakar di Gresik
- Dinas Pemadam Kebakaran Gresik.
Gresik, VIVA Jatim – Kebakaran melanda sebuah rumah yang juga digunakan sebagai usaha tambal ban dan penjualan bensin di Jalan Raya Roomo Nomor 221, Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Sabtu, 23 Mei 2026. Api diduga berasal dari percikan listrik saat penghuni rumah melakukan perbaikan instalasi listrik.
Peristiwa tersebut dilaporkan masuk ke Posko Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik sekitar pukul 07.29 WIB. Petugas langsung bergerak menuju lokasi dua menit kemudian dan tiba pada pukul 07.36 WIB.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, Suyono, mengatakan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik saat penghuni rumah menyalakan meteran listrik usai melakukan perbaikan.
“Percikan api muncul dari sekring listrik kemudian merembet ke peralatan tambal ban dan menyambar bensin yang disimpan di dalam rumah. Api dengan cepat membesar karena terdapat puluhan liter bensin di lokasi,” ujarnya.
Suyono menambahkan, berdasarkan laporan petugas di lapangan, rumah tersebut dihuni oleh korban Sunarto bersama keluarganya dan juga digunakan sebagai tempat usaha tambal ban serta penjualan bensin eceran. Saat kejadian, terdapat sekitar 50 liter bensin yang disimpan dalam 20 botol.
Api kemudian membakar sejumlah barang di dalam bangunan, termasuk dua unit mobil Kijang, satu mobil pikap, serta kompresor angin yang berada di bagian depan rumah.
"Dalam insiden itu, Sunarto mengalami luka melepuh pada bagian kaki saat mencoba mengecek kondisi di dalam rumah yang terbakar. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis," jelasnya.
Petugas Damkarla Gresik mengerahkan dua unit armada pemadam, masing-masing satu unit mobil truk tangki suplai dan satu unit mobil pemadam. Proses pemadaman juga dibantu armada pemadam dari PT Petrokimia Gresik dan PT Smelting Gresik.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 09.31 WIB. Situasi akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan kondusif. “Petugas melakukan lokalisir api agar tidak merembet ke bangunan lain, kemudian dilanjutkan pembasahan hingga dipastikan tidak ada titik api yang tersisa,” kata Suyono.
Dia menambahkan, sepanjang Mei 2026, Damkarla Gresik mencatat telah menangani 11 kejadian kebakaran dan 87 operasi penyelamatan (rescue) di berbagai wilayah Kabupaten Gresik.