ITSK Soepraoen Malang Siap Cetak Mahasiswa Kompeten di Dunia Kerja
- Romadhon
Malang, VIVA Jatim-Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen Malang membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). ITSK Soepraoen Malang mempunya visi besar dengan menghadirkan sistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada kompetensi profesional dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Rektor ITSK RS dr. Soepraoen Malang Sutrisno menilai di era saat ini tantangan dunia kerja di Indonesia terus berkembang. Faktornya adalah meningkatnya jumlah lulusan setiap tahun serta tingginya persaingan memperoleh pekerjaan.
Di sisi lain, sektor kesehatan dan layanan berbasis teknologi masih membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan memiliki kesiapan kerja sejak dini. Sebagai kampus yang bergerak di bidang kesehatan, teknologi, dan sains terapan, ITSK RS dr. Soepraoen Malang berupaya menghadirkan proses pembelajaran yang dipadukan dengan praktik lapangan, pengalaman klinis, hingga penguatan kompetensi sesuai kebutuhan industri kesehatan.
Salah satu keunggulan yang menjadi perhatian mereka adalah program pendidikan yang memberikan jalur kompetensi dan sertifikasi profesi pada sejumlah bidang. Dengan begitu mahasiswa tidak hanya memperoleh ijazah akademik. Termasuk memiliki bekal kompetensi profesional yang dapat meningkatkan daya saing saat memasuki dunia kerja.
"Dunia kerja saat ini tidak hanya melihat lulusan dari sisi gelar pendidikan, tetapi juga keterampilan, pengalaman praktik, serta kompetensi profesional yang dimiliki," kata Sutrisno, Rabu, 3 Juni 2026.
Bekal kompetensi bagi mahasiswa bakal menjadi nilai tambah di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kesehatan, tenaga pendukung layanan medis, hingga transformasi layanan kesehatan berbasis teknologi di Indonesia.
“ITSK hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui pendidikan yang terintegrasi antara teori, praktik, dan penguatan profesi," ujar Wakil Rektor I ITSK dr. Soepraoen Malang, Ardhiles Wahyu Kurniawan.
ITSK Soepraoen Malang juga didukung ekosistem pendidikan yang terhubung dengan fasilitas layanan kesehatan dan rumah sakit, sehingga mahasiswa memiliki kesempatan belajar secara langsung pada lingkungan kerja nyata.
Sementara itu, Wakil Rektor II ITSK dr. Soepraoen Malang, Juliati Koesrini mengatakan proses penerimaan mahasiswa baru melalui penguatan tata kelola, penyediaan sarana prasarana, pengembangan sistem informasi, serta layanan administrasi yang efektif dan profesional menjadi semangat mereka.