Ratusan Peserta Ikuti Vaksinasi HPV Dosis Ketiga di BBPOM Surabaya

Ratusan Peserta Vaksinasi HPV Dosis Ketiga di BBPOM Surabaya.
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-Sebanyak 400 peserta dari Surabaya dan sekitarnya mengikuti vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dosis ketiga yang difasilitasi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya, 20-21 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan kelanjutan vaksinasi HPV dosis pertama dan kedua.

img_title HPV Genotyping Bantu Deteksi Dini Risiko Kanker Pasien Kutil Kelamin

Vaksinasi HPV menjadi salah satu langkah pencegahan terhadap infeksi HPV yang merupakan faktor risiko kanker serviks. Pelaksanaan dosis ketiga sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan kesehatan sejak dini.

Kepala BBPOM di Surabaya, Yudi Noviandi, menilai vaksinasi HPV menjadi langkah penting dalam mendorong pencegahan penyakit sejak dini.

img_title Apa Itu LINAC dan CT Simulator? Radioterapi Kanker RS Siloam Surabaya

“Melalui fasilitasi vaksinasi HPV ini, kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa pencegahan perlu dilakukan sejak dini. Vaksinasi menjadi salah satu langkah perlindungan yang dapat dilengkapi dengan pola hidup sehat dan deteksi dini,” ujarnya.

Manda, salah seorang peserta dari Kabupaten Nganjuk, mengaku senang dapat menyelesaikan rangkaian vaksinasi hingga dosis ketiga. Kegiatan tersebut dinilai memberikan kemudahan sekaligus menambah pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan kanker serviks sejak dini.

img_title Klinik Althea Vita Ajak Masyarakat Cegah Penyakit Kelamin dengan Vaksin HPV

Perhatian terhadap pencegahan kanker serviks juga diperkuat di tingkat nasional. Kepala Badan POM RI, Prof. Taruna Ikrar, menegaskan bahwa kanker serviks merupakan penyakit mematikan yang sebenarnya dapat dicegah.

“Vaksinasi HPV bukan hanya menyelamatkan nyawa, tetapi mengurangi beban kesehatan dan sosial dari penyakit yang dapat kita cegah. Setiap nyawa perempuan yang hilang adalah kehilangan yang tidak seharusnya terjadi,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, BBPOM di Surabaya berharap kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kanker serviks semakin meningkat melalui vaksinasi, perilaku hidup sehat, dan deteksi dini.