Pengendalian AIDS, TBC dan Malaria, Pemkab Gresik Terima Penghargaan ADINKES 2026
- Ist
Gresik, VIVA Jatim – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam memperkuat pengendalian penyakit menular mendapat pengakuan di tingkat nasional. Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) Award 2026 dari Asosiasi Dinas Kesehatan Indonesia (ADINKES).
Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto dalam pembukaan Lokakarya Nasional ADINKES 2026 di Harris Hotel & Convention Festlink Bandung.
ATM Award 2026 diberikan kepada 20 kepala daerah sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program pengendalian AIDS, tuberkulosis (TBC), dan malaria.
Wabup Gresik Asluchul Alif mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam pencegahan dan penanganan penyakit menular.
Menurutnya, pengendalian penyakit tidak cukup dilakukan melalui pengobatan. Diperlukan langkah pencegahan, edukasi masyarakat, penemuan kasus sejak dini, serta kemudahan akses terhadap pelayanan kesehatan.
"Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat harus terus diperkuat. Pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga partisipasi aktif masyarakat," ujarnya, Kamis, 4 November 2026.
Ia menambahkan, penguatan pelayanan kesehatan primer dan kerja sama lintas sektor menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan upaya pencegahan dan penanganan penyakit menular di Kabupaten Gresik.
"Ke depan, kami akan terus mendorong penguatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Gresik. Harapannya, masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan kesehatan, memiliki kesadaran untuk melakukan pemeriksaan sejak dini, serta mendapatkan penanganan yang tepat," katanya.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Lokakarya Nasional ADINKES 2026 yang mengusung tema "Kolaborasi Menuju Layanan Primer Kuat". Kegiatan ini menjadi forum koordinasi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan primer.
Dalam kegiatan tersebut, Wamendagri Bima Arya Sugiarto menyampaikan materi tentang kepemimpinan pemerintah daerah dalam implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) untuk mendukung pengendalian stunting dan tuberkulosis.
Lokakarya juga diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dengan ADINKES, serta kerja sama antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan ADINKES.