Dua Wanita di Mojokerto Tipu Puluhan Orang, Kerugian Korban Capai Rp 3,7 Miliar

Melani dan Sulityani saat berada di Polres Mojokerto
Sumber :
  • M Lutfi Hermansyah/Viva Jatim

Akhirnya, Satreskrim Polres Mojokerto menetapkan keduanya sebagai tersanbka pada bulan Juli 2023. Mereka dijerat pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP Juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. 

Aksi Kejar-kejaran Polisi Vs Pengemudi L 300 di Mojokerto, Barang Bukti Narkoba Diamankan

Melani mengaku perbuatanya. Ia menyebut dalam kasus ini berperan sebagai pencari modal. Rata-rata korban merupakan teman dekatnya sendiri. Ia mendapatkan keuntungan dari para pemodal. 

"Dapat uang dari investasi tadi 1 banding 2 dari pemodal. Teman dekat semua, tidak ada jaminan," katanya. 

Polisi Sita Aset Rp 2,5 Miliar dari TPPU Residivis Kasus Narkoba di Mojokerto, Ada Mobil hingga Moto

Sementara tersangka Sulistiyani menjelaskan, bisinis yang dijalankan ada menjual kosmestik berbagai merk. Ia menyebut, awalnya sempat membagikan keuntungan 10 sampai 20 persen. Namun, seiring berjalannya waktu bisnis mengalami kerugian. Sehingga ia tidak bisa membayar keuntungan investor. 

"Ada uang diberikan tapi ditengah jalan berhenti karena tidak ada uangnya. Habisnya karena saya menjual (kosmetik) dengan rugi," ujarnya. 

Kebakaran Rumah di Mojokerto Tewaskan Seorang Kakek

Selain dua tersangka, polisi juga menyita barang bukti tersangka Melani. Yakni 1  unit mobil Mitsubishi Pajero nopol S64 NBI 1, truk Colt Diesel Canter tahun 2022, 1 unit sepeda motor Vespa 2023 nopol S-6444-NBI, 1 Unit sepeda motor Kawazaki Ninja nopol S-4536-QV. 

Ada pua ponsel Phone 14 Pro Max, uang tunai Rp. 20, 3 bendel rekening koran atas nama Melania Widiastuti, dan 1 bendel Rekening koran atas nama Pemilik Yoki.