Promosikan Wisata Kota Lama, PWI Gresik Gelar Seminar di Bandar Grissee

PWI Gresik Gelar Seminar di Bandar Grissee
Sumber :
  • Viva Jatim/Tofan Bram Kumara

Gresik, VIVA Jatim – Seminar Sejarah dengan tema Memaknai Sejarah dan Budaya untuk Masa Kini dan Masa Depan di Bandar Grissee, Sabtu 25 November 2023 malam digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik. Kegiatan ini, merupakan rangkaian kegiatan Giri Pancasuar Award (GPA) 2023.

img_title Giri Pancasuar Awards 2026 Digelar, PWI Gresik Beri Penghargaan kepada Tokoh Penggerak Pembangunan

Kegiatan tahunan ini juga sekaligus upaya mempromosikan wisata heritage atau wisata yang kaya kebudayaan dan sejarah di kawasan Gresik Kota Lama yang ikonik dimana Gresik juga dijuluki Kota Bandar.

Pembicara seminar kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik, Ketua PWI Jatim dan juga Ketua Dewan Kebudayaan Gresik (DKG) berjalan gayeng mengupas sejarah Gresik.

img_title AKBP Jumhur, Sosok Ditakuti para Penjahat Raih PWI Jatim Awards

Mengawali diskusi, Ketua DKG Irfan Akbar Prawiro menjelaskan, Kabupaten Gresik tidak lepas dari sejarah kemaritiman, yang merupakan jalur perdagangan rempah di era kolonial. Lantaran, Pelabuhan di Gresik menjadi sandarnya kapal-kapal kala itu. 

“Dengan Syahbandar Gresik, Nyai Ageng Pinatih, ibu angkat Sunan Giri sekaligus nenek moyang pelaut. Dari perdagangan dan perjalanan Isma itulah terbentuklah Gresik dan Bandar Grissee ini,” ungkapnya. 

img_title Wayang Topeng Malangan Jadi Magnet Pelestarian Budaya di Taman Budaya Jatim

Di Bandar Grissee sendiri lanjut Irfan, terdapat beberapa kawasan multi etnis. Hal tersebut tentu juga bagian dari kekayaan sejarah dan budaya di Gresik. 

“Ada kampung Arab, Pecinan, Kolonial, dan Pribumi,” tambahnya.

Selama ini, kawasan wisata Heritage yang sejak akhir tahun 2022 itu diresmikan, sudah ada beberapa upaya dari Pemerintah Kabupaten melalui Disparekrafbudpora untuk mengembangkan wisata. 

Di tempat yang sama, kepala Disparekrafbudpora, drg Saifudin Ghozali mengatakan, banyak yang sudah dilakukan untuk memperbaiki Bandar Grisse, namun banyak juga pekerjaan rumah yang harus dikerjakan. Termasuk pengajuan kawasan Bandar Grissee ini menjadi cagar Budaya. 

“Kami sudah melakukan telaah dan usulan menjadi cagar budaya. Perlu waktu karena melibatkan Provinsi dan Nasional,” ucapnya. 

Dalam waktu dekat ini, sambung Ghozali, dalam meramaikan dan mempromosikan wisata heritage ini, pihaknya bekerja sama dengan Kodim 0817 Gresik. 

“Dengan melakukan sinergitas dengan komunitas anak muda yang bergelut di dunia kebudayaan, dan sejarah. Melakukan kegiatan di Bandar Grissee, merawat keberagaman, kita angkat menjadi bela negara,” jelasnya. 

Halaman Selanjutnya
img_title