DPRD Gresik Minta Anggaran Damkar Diperkuat, Soroti Respons Time 59 Menit

Petugas Damkar Saat Melakukan Pemadaman Kebakaran Rumah.
Sumber :
  • Imron Saputra

Tingginya intensitas tugas Damkar Gresik juga tercermin dari data resmi instansi tersebut. Sepanjang rentang 1 hingga 27 Agustus 2026 saja, tercatat ada 96 kejadian kebakaran dan 86 operasi penyelamatan. Jika ditotal secara akumulatif hingga 27 Agustus 2026, jumlah penanganan sudah menembus 1.120 kejadian, mendekati total catatan sepanjang tahun 2025 yang mencapai 1.311 kejadian. ​

Data tersebut mempertegas bahwa tugas pemadam kebakaran di daerah sangat luas dan multifungsi. Mulai dari penanganan si jago merah hingga evakuasi darurat non-kebakaran seperti penyelamatan hewan liar dan pelepasan sarang tawon. Hal ini menuntut perencanaan anggaran yang matang, komprehensif, serta proporsional. ​

Pemanfaatan kanal media sosial seperti Instagram dan situs resmi dinas juga dipandang penting untuk terus digencarkan. Selain sebagai sarana transparansi laporan kegiatan kepada publik, media digital ini efektif untuk edukasi pencegahan dini serta penyediaan saluran darurat bagi warga.

​Guna memperkuat benteng pertahanan paling awal, DPRD turut mendorong pembentukan dan pembekalan relawan pemadam kebakaran di level kecamatan hingga desa. Keberadaan relawan yang dibekali peralatan dasar dan ilmu penanganan awal sangat berguna untuk melokalisir api sebelum armada utama tiba, yang tentunya harus ditunjang pula oleh ketersediaan pasokan air yang memadai di berbagai titik. ​

Pada akhirnya, dorongan serta terobosan anggaran ini harus mampu membuktikan hasil nyata di lapangan. Tambahan alokasi APBD tidak boleh sekadar menjadi angka-angka di atas kertas dokumen anggaran, melainkan wajib wujud nyata berupa kesiapan personel, perbaikan APD, bertambahnya pos wilayah, serta penurunan response time demi keselamatan seluruh warga Gresik.