Ada Spirit Sufisme Indonesia di Campus Expo IAF Surabaya

Diskusi dengan santri dalam kegiatan Campus Expo IAF Surabaya.
Sumber :
  • Dokumen IAF Surabaya

Surabaya, VIVA JatimInstitut Al Fithrah (IAF) Surabaya kembali menegaskan identitas keilmuannya dengan mengangkat spirit “Indonesian Sufism”. Itu tersuguhkan dalam kegiatan Campus Expo yang digelar di lingkunga PDF pada Selasa kemarin. Lebih dari sekadar ajang promosi kampus, kegiatan ini juga menghadirkan ruang dialektika antara tradisi pesantren, tasawuf, dan pendidikan tinggi Islam kontemporer.

img_title Santri Ponpes BIMA Tembus Rusia hingga China, Gus Muhaimin: Ini Modal Indonesia Emas

Rektor IAF Surabaya, Dr. H. Rosidi, M.Fil.I., menegaskan bahwa sufisme Indonesia memiliki karakter unik yang membedakan dari tradisi tasawuf di kawasan lain. Kata dia, sufisme di Indonesia berdampingan dengan budaya lokal, tradisi pesantren, dan nilai kebangsaan.

“Inilah yang ingin kami perkenalkan kepada para santri PDF Ulya, bahwa studi lanjut di perguruan tinggi tidak harus tercerabut dari akar spiritualnya,” katanya dalam keterangan tertulis diterima VIVA Jatim pada Rabu, 24 Desember 2025.

img_title Haflah Ibu

Campus Expo menyasar santri PDF Ulya Al Fithrah sebagai bagian dari strategi penguatan literasi pendidikan tinggi berbasis pesantren. Para peserta diperkenalkan pada berbagai program studi di IAF, khususnya yang berkaitan dengan ilmu tasawuf, studi Islam, dan keilmuan sosial-humaniora yang terintegrasi dengan nilai-nilai sufistik.

Dalam sesi diskusi dan presentasi, panitia menyoroti peran sufisme Indonesia dalam merespons tantangan zaman, mulai dari krisis moral, degradasi spiritual, hingga radikalisme dan ekstremisme agama. Tasawuf diposisikan sebagai jalan tengah yang membentuk insan akademik yang kritis secara intelektual sekaligus matang secara spiritual.

img_title Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin Ajak Santri Lanjutkan Jejak Perjuangan Masyayikh

Kepala PDF Ulya Al Fithrah, Nashiruddin, M.M., menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, Campus Expo IAF menjadi jembatan penting antara dunia pesantren dan perguruan tinggi. Santri perlu mendapatkan gambaran bahwa kuliah tidak berarti meninggalkan nilai kepesantrenan. 

“Justru di IAF, nilai-nilai itu dikembangkan secara akademik dan sistematis,” tuturnya.

Melalui pendekatan Campus Expo Goes to Pesantren, IAF Surabaya menampilkan model pendidikan tinggi Islam yang berakar pada tradisi, namun terbuka terhadap dinamika global. Spirit Indonesian Sufism yang diusung diharapkan mampu melahirkan generasi intelektual muslim yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kedalaman spiritual.

Halaman Selanjutnya
img_title