Hadapi Kejuaran Dunia MMA 2024, Atlet Muda Indonesia Disiapkan Sejak Dini

Para juara Pertacami disiapkan untuk kejuaran dunia MMA.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA Jatim – Kejuaraan dunia MMA (GAMMA World MMA Championship 2024) akan digelar di Indonesia pada Desember 2024 nanti. Sebagai tuan rumah, tentu saja Indonesia berharap bisa memborong juara. Karena itu, penjaringan atlet muda disiapkan sejak dini.

img_title Survei ARCI: Elektabilitas Demokrat di Jatim Naik Setahun Terakhir

Penjaringan dilakukan, di antaranya, menggelar kompetisi MMA. Seperti Kejuaran Nasional MMA U-18 Piala Pertacami 2024 edisi pertama pada 10-11 Mei lalu. Kejuaraan ini diikuti banyak atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

“Tujuan event ini adalah kami ingin mencari bibit-bibit petarung MA terbaik untuk kami persiapan di Kejuaraan Asia dan puncaknya Kejuaraan Dunia pada Desember 2024,” kata Ketua Panitia Pertacami, Peter Taslim, dalam keterangannya, Senin, 13 Mei 2024.

img_title Cegah Karhutla, Polda Jatim Ancam Tindak Tegas Pembakar Hutan dan Lahan

Piala Pertacami 2024 diharapkan menjadi tonggak sejarah dalam pengembangan olahraga seni bela diri campuran amatir di Indonesia. Ketua Umum PB. Pertacami, Tommy Paulus Hermawan mengatakan, pihaknya sangat berkomitmen melahirkan talenta berkat yang akan mengharumkan nama Indonesia.

Pertacami menghasilkan juara. Di antaranya adalah Reinhart Pascal Yurianto dari Rumble Training Camp yang mewakili Jawa Timur pada kategori Taruna (Cadet) putra usia 12-13 tahun. Dalam kompetisi bergengsi ini, ia berhasil meraih medali perunggu setelah finis di posisi ketiga.

img_title Mengenal ORF Porong Pertagas OEJA, Pengendali Distribusi Gas dari Pagerungan ke Konsumen di Jatim

Founder Rumble Training Camp Jeffri Oktavian mengaku bangga setelah atlet muda terbaiknya meraih juara di Pertacami. “Reinhart adalah generasi kedua yang akan meneruskan spirit MMA di keluarga kami," ungkapnya.

Sebagai orang tua dan juga pelatih, Jeffri selalu menggembleng anak keduanya itu secara rutin. Biasanya, saat akhir pekan, Reinhart akan melakukan latihan dasar sampai adu sparing untuk mematangkan skill dan strateginya.

Apalagi, lanjut dia, MMA cukup berisiko. “Tapi selama dia enjoy dan punya passion, gas saja," tambah Kurniasary Triwahyuni (Sary), ibu dari Reinhart.

Prestasi membanggakan Reinhart menunjukkan bahwa Jatim memiliki bibit-bibit atlet MMA yang sangat menjanjikan. Dengan dukungan dan pembinaan yang tepat, mereka berpotensi untuk meraih kesuksesan lebih besar di ajang internasional di masa mendatang.