Cara Bijak Menyikapi Anak saat Pergoki Kedua Orang Tua Bercinta
- viva.co.id
Surabaya, VIVA Jatim – Berhubungan badan atau bercinta adalah hal yang wajar dalam pasangan suami istri. Bahkan hal tersebut menjadi kunci daripada keharmonisan rumah tangga. Namun yang menjadi persoalan adalah ketika persenggamaan tersebut diketahui anak.
Terkait hal itu seksolog kenamaan dr. Boyke angkat bicara. Dijelaskannya bahwa hal pertama yang dilakukan adalah untuk tidak panik.
“Gimana ya kalau anak enggak sengaja papa dan mamanya lagi ‘enak-enak’? Enggak usah takut,” kata dia dikutip dari video Edukaseks with dr. Boyke di akun TikTok @klinik pasutri.
Lebih lanjut sebagai orang tua Anda dan pasangan langsung menenangkan anak dan membuat mereka tertidur kembali. Kalaupun anak kemudian bertanya apa yang Anda dan pasangan lakukan, Anda harus menjelaskannya dengan baik.
“Apa yang harus dilakukan kalau melihat? Ya diusap dan ditidurkan kembali, kalau anak itu bertanya ngapain aja sih papa mama? Bilang bahwa itu merupakan hal yang wajar kalau suami istri sudah menikah,” ujar dia.
Pria berkacamata itu juga mewanti-wanti jangan sampai anak malah bercerita tentang apa yang dilihatnya kepada asisten rumah tangga. Maka dari itu jika memang anak melihat Anda dan pasangan berhubungan intim, maka tugas Anda adalah tetap memberikannya pengertian.
“Yang bahaya itu kalau sebenarnya ke pembantu ‘aku ngintip loh mama dan papa’ oleh karena itu jangan panik, tetap beritahu kamu tidak perlu cerita apa-apa ya namanya itu sudah dewasa ya seperti itu nanti kalau kamu sudah menikah juga itu tidak sakit, itu juga suatu hal yang normal saja, suatu proses yang wajar,” ujarnya.
dr. Boyke sendiri mengungkap bahwa penting orang tua tetap menjelaskan dengan baik tentang apa yang dilihatnya adalah hal normal untuk dilakukan orang dewasa. Dan bukan malah memarahi anak-anaknya ketika dia tak sengaja melihat Anda dan pasangan berhubungan intim. Sebab jika Anda malah memarahi anak, ditakutkan akan memberikan trauma pada anak hingga dewasa bahwa hubungan seks itu menakutkan.
“Jadi anak-anak tidak trauma ya karena hal itu adalah hal yang normal karena ada beberapa orang tua akhirnya memarahi anak-anak jadi anak-anak melihat hubungan seks itu menakutkan jangan itu sampai terbawa sampai usia mereka dewasa nanti,” ujarnya.