Kenapa Berat Badan Sering Naik Setelah Menikah? Ini Penjelasan Ahli

Ilustrasi Berat Badan Naik.
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim –Banyak orang percaya bahwa pernikahan membawa perubahan signifikan dalam kehidupan seseorang, baik dalam sikap, emosi, maupun fisik. Salah satu perubahan yang sering terjadi pasca pernikahan adalah kenaikan berat badan.

img_title Warga Binaan Terorisme Nikahkan Putrinya di Dalam Lapas Kelas I Surabaya, Menuju Reintegrasi Sosial

Fenomena ini bahkan sering dianggap sebagai tanda kebahagiaan dalam pernikahan. Lantas, benarkah demikian? Mengapa banyak pasangan mengalami kenaikan berat badan setelah menikah?

Melansir laman VIVA, psikolog klinis dari Annabelle Psychology, Dr. Annabelle Chow, menjelaskan bahwa pada tahun pertama pernikahan, pasangan cenderung mengalami peningkatan berat badan rata-rata sekitar 1,63 kg.

img_title Menggemparkan Media Sosial, Pria 30 Tahun Nikahi Nenek Usia 58 Tahun

Untuk pria, kenaikan berat badan pada tahun pertama biasanya mencapai 0,4 kg. Namun, dalam jangka panjang, pasangan yang sudah menikah tidak cenderung mengalami kenaikan berat badan yang signifikan dibandingkan dengan mereka yang tetap melajang.

Sebuah studi juga mengungkap bahwa setelah menikah, seseorang tidak lagi merasa perlu untuk mempertahankan berat badannya seperti saat masih lajang, karena tidak ada lagi kebutuhan untuk menarik perhatian orang lain.

img_title Pahala Suami Sabar Punya Istri Makan Hati

Sebaliknya, pasangan yang bahagia dalam pernikahan mereka cenderung lebih stabil dalam berat badan, sementara pasangan yang tidak puas dengan hubungan mereka mungkin mengalami kenaikan berat badan yang lebih sedikit.

"Saya pikir sangat bagus jika pasangan merasa saling percaya dan terikat dengan pasangannya, sehingga mereka dapat menikmati hubungan tanpa perlu khawatir dengan ekspektasi masyarakat yang biasanya mengharuskan mereka tampil menawan," ujar Dr. Chow.

Selain itu, peningkatan berat badan pasca menikah juga bisa dipengaruhi oleh kebiasaan atau gaya hidup pasangan. Menurut Associate Profesor Asim Shabbir, Direktur Pusat Manajemen Obesitas dan Bedah di National University Hospital (NUH) Singapura, pasangan yang memiliki gaya hidup sehat dapat saling memengaruhi dan memotivasi satu sama lain untuk menjaga pola hidup yang lebih sehat.

Sebaliknya, jika pasangan memiliki kebiasaan makan yang buruk atau gaya hidup yang tidak sehat, keduanya bisa mengalami kenaikan berat badan yang signifikan, bahkan berisiko mengalami obesitas.

Dr. Chow menambahkan bahwa perubahan berat badan setelah menikah sering kali terjadi karena dua alasan.

Halaman Selanjutnya
img_title