Kata PJ Wali Kota Mojokerto Penyebab Harga Beras Premium Tinggi

Pj Wali Kota Mojokerto periksa kualitas beras premium
Sumber :
  • Lutfi/Viva Jatim

Mojokerto, VIVA Jatim - Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro turun langsung meninjau ketersedian beras premium di gudang Bulog  Surabaya Selatan Mojokerto. Ali mengatakan, stok beras saat ini aman, bahkan melimpah. 

img_title Harga Beras di Pasar Baru Gresik Stabil, Satgas Pangan Polres Cek Stok

Meski begitu, ia menyampaikan harga beras premium masih tinggi. Bahkan ada sejumlah toko retail  modern  tidak lagi menjual beras premium karena stoknya sudah kosong.

“Seminggu yang lalu saya dapat laporan bahwa beras premium tidak ada di pasar franchise seperti Alfamar, Indomart, dan Superindo. Tapi kalau di Sunrio masih ada dan berlebih. Di alfamart, indomart, dan superindo tidak ada karena sistem pengirimannya terpusat. Sedangkan sunrio mereka bisa langsung beli kepada penghasil beras,” kata dia kepada wartawan usai meninjau stok beras di gudang Bulog Surabaya Selatan Mojokerto di Jalan RA Basuni, Sooko, Mojokerto, Senin, 19 Januari 2024. 

img_title Kapolres Mojokerto Kota Ajak Siswa SMKN 2 Bijak Bermedia Sosial dan Siapkan Skill Masa Depan

Menurut dia,  saat ini harga jual beras premium dari pemasok memang mengalami kenaikan karena belum memasuki masa panen raya.  Kondisi ini membuat jumlah produksi beras mengalami penurunan yang secara otomatis membuat harga jual menjadi naik.

Ali mengungkapkan, harga beras di Kota Mojokerto sempat menyetuh Rp 16 ribu per kg. Saat ini turun Rp 250  menjadi Rp 15.750 per kg. 

img_title Mentan Amran Tegaskan Data Stok Beras Nasional Valid, Kalau Salah Masuk Penjara

“Data yang kita miliki harga beras premium di Kota mojekerto naik Rp 16 ribu. Hari ini sudah turun Rp 15.750 untuk beras premium karena efek dari operasi pasar yang dilakukan pak Sekda,” ungkapnya. 

Ali  telah menyiapkan langkah intervensi untuk stabilisasi pengendalian harga pangan. Antara lain,  menggelar operasi pasar (OP) murah dan meminta ASN membeli beras premium di pracangan TPID KPRI Trimadya. 

Pria yang juga menjabat sebagai Kadispora Jatim  ini optimis langkah tersebut dapat mengendalikan harga beras, terutama menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri. 

“Menjelang bulan Ramadhan kita harus antisipasi betul, jangan sampai ada kontraksi yang mengakibatkan inflasi. Intervensi TPID yang disuplai oleh Bulog penting karena harganya dibawah HET. Kalau masyarakat memanfaatkan TPID otomatis harganya dipasar ikut murah,” paparnya. 

Dalam kesempatan ini, Ali Kuncoro didampingi Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S Marunduri dan Kepala Pimpinan Cabang BULOG Surabaya Selatan, Rusli. 

Halaman Selanjutnya
img_title