Hati-hati! Ada Modus Penipuan Baru, Kini Pakai Aplikasi Pelacak Ponsel
- Viva.co.id
Surabaya, VIVA Jatim – Kemajuan teknologi informasi tak selalu memberikan dampak positif. Bagi mereka yang masih gagap teknologi (gaptek) sering menjadi korban penipuan online.
Seiring waktu, modus penipuan online ini terus berkembang. Kini muncul modus penipuan baru berkedok aplikasi pelacak ponsel atau Find My Phone. Di iPhone dikenal dengan Find My iPhone, di android dikenal Find my Device.
Dikutip dari VIVA, Senin, 28 April 2025, seorang netizen membagikan pengalamannya hampir menjadi korban kejahatan yang berkedok pencarian iPhone hilang, dengan skenario yang dibuat sedemikian meyakinkan.
Pengguna akun TikTok @bosoflowerline menceritakan modus pelaku, awalnya pelaku mendatangi rumah korban sambil menunjukkan bahwa lokasi terakhir iPhone mereka terdeteksi berada di rumah korban.
Awalnya, hanya satu orang yang datang dan memperlihatkan tampilan aplikasi Find My iPhone (aplikasi Find my Phone di iPhone) yang menunjukkan titik lokasi di rumah tersebut.
Namun, korban merasa ada kejanggalan karena saat itu hanya ada keluarganya di rumah dan tidak ada orang lain.
Tidak lama kemudian, pelaku datang kembali, kali ini membawa empat orang tambahan. Salah satu dari mereka mengenakan pakaian mirip seragam polisi berwarna hitam dengan atribut Polri.
Mereka berusaha menekan korban agar mengizinkan penggeledahan rumah tanpa surat perintah resmi, dengan dalih ingin menemukan iPhone 15 Pro yang katanya hilang.
Pelaku bahkan mengancam bahwa korban harus mengganti rugi harga iPhone jika tidak ditemukan. Tekanan terus diberikan agar korban menyerah dan membiarkan mereka masuk dan menggeledah rumah.
Namun, korban tetap tenang dan meminta pelaku untuk login ke akun Apple ID mereka melalui iPad yang tersedia, agar bisa memutar suara ("play sound") dari perangkat yang hilang, langkah yang sangat sederhana untuk memastikan keberadaan ponsel tersebut.
Di sinilah kejanggalan semakin terlihat. Pelaku menolak login dan terus mencari alasan, yang memperkuat dugaan bahwa ini hanyalah tipu daya.
Setelah didesak untuk menyelesaikan persoalan secara prosedural, para pelaku akhirnya mengaku hendak membuat laporan kehilangan terlebih dahulu, namun tidak pernah kembali.