Satu Korban Selamat Pembunuhan Jalani Operasi di RS Bhayangkara Kediri

Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto
Sumber :
  • Madchan Jazuli/Viva Jatim

Kediri, VIVA Jatim – Satu korban pembunuhan yang dialami satu keluarga, atau si bungsu SPY (11) mengalami luka parah. Ia harus menjalani operasi di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri dalam kondisi selamat.

img_title Ketua FKPT Jatim Beberkan Makna Sahabat Deradikalisasi

Ketiga korban adalah Agus Komarudin (41), Kristina (37), anak sulung Cristian Agusta Putra (12). Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto mengungkapkan saat ini kondisi anak yang selamat dalam keadaan baik setelah menjalani serangkaian operasi.

"Saat ini korban selamat sudah selesai menjalani operasi, kondisi stabil dan pengawasan dokter. Baru bisa memberikan kesaksian secara sepotong-sepotong. Kondisinya masih traumatis," ujar AKBP Bimo Ariyanto, Jum'at, 6 Desember 2024.

img_title Bridgestone Bidik Pasar Jatim, Andalkan Turanza 6, M858 dan Ban EV Ready

AKBP Bimo melanjutkan, anak bungsu tersebut melihat pelaku yang mengayunkan benda tumpul yakni palu mengenai kepala orang tuanya. Termasuk dirinya juga terkena pukulan sampai tidak sadar.

"Dia melihat bahwa ada orang menggunakan masker memukul dari orang tuanya. Kemudian ia sendiri juga terkena pukulan, tidak sadarkan diri. Tahu-tahu sudah berada di rumah sakit," paparnya.

img_title Sudah Tiga Hari Tak Masuk Kerja, Pria di Kediri Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Seluruh biaya perawatan ditanggung oleh RS Bhayangkara mulai awal hingga proses penyembuhan selesai. SPY yang masih kategori usia anak menjadi perhatian banyak orang untuk ikut meringankan beban musibah yang baru saja terjadi.

Diketahui sebelumnya, pembunuhan terjadi pada Rabu, 4 Desember 2024 pulul 03.00 WIB. Pelaku Yusa (35) yang tak lain adalah adik kandung korban Kristina.

Pelaku residivis jambret ini tega menghabisi ketiga korban lantaran sakit hati. Yusa sakit hati karena meminjam uang kepada sang kakak tak direspon. Ditambah lagi mengusir orang tua yang akan menikah lagi.