19 Perjalanan KRL Lumpuh Akibat Fenomena Banjir Rob di Jakarta

Fenomena Banjir Rob lumpuhkan 19 perjalanan KRL
Sumber :
  • Viva

Jakarta, VIVA Jatim – Tidak hanya merendam permukiman warga, fenomena banjir rob yang melanda kawasan Jakarta Utara pada Minggu, 15 Desember 2024, juga mengganggu operasional transportasi publik.

img_title Libur Isra Mi’raj Daop 7 Madiun Catat Layani 42.537 Pelanggan

Akibat genangan air yang meliputi jalur kereta di lintas Jakarta Kota-Tanjung Priok, PT KAI Commuter mengumumkan bahwa sebanyak 19 perjalanan kereta rel listrik (KRL) terpaksa dibatalkan.

Menurut Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, banjir rob menggenangi rel kereta di Jalur Pelintasan Langsung (JPL) No. 11C, tepatnya di KM 5+0/1 sejak pukul 07.31 WIB. 

img_title Perluas Akses Transportasi Publik, Gubernur Khofifah Resmikan Trans Jatim Koridor 1 Malang Raya

“Sebanyak 19 perjalanan commuter line pada jalur Jakarta Kota-Tanjung Priok atau sebaliknya dibatalkan karena genangan air menghambat operasional,” ujar Leza dalam keterangannya.

Adapun perjalanan KRL yang dibatalkan mencakup beberapa nomor perjalanan seperti No. 2414A hingga No. 2430A, baik menuju maupun kembali dari Tanjung Priok.  

img_title Diapresiasi Redbus, Juragan 99 Trans Berkomitmen Berikan Layanan Aman dan Nyaman

Sebagai langkah penanganan, pihak KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi. 

“Beberapa perjalanan dialihkan, seperti Commuter Line No. 2412A yang berakhir di Jakarta Kota dari Kampung Bandan dan Commuter Line No. 2411A yang kembali ke Tanjung Priok,” tambah Leza.

Genangan Banjir Meluas di Jakarta Utara

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan adanya genangan air yang merendam sejumlah wilayah di Jakarta Utara. Hingga pukul 11.00 WIB, tercatat 6 Rukun Tetangga (RT) dan 2 ruas jalan utama terendam air akibat banjir rob.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyebutkan bahwa 3 RT di Kelurahan Marunda mengalami genangan air dengan ketinggian mencapai 40 cm, sedangkan 3 RT di Kelurahan Pluit terendam hingga 80-90 cm.

Selain itu, dua jalan utama yang terdampak adalah Jalan RE Martadinata dengan ketinggian genangan 25 cm dan Jalan Lodan Raya dengan ketinggian 30 cm.

“Genangan ini disebabkan oleh pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase Bulan Baru, sehingga terjadi peningkatan ketinggian air laut. Kondisi ini menyebabkan Pintu Air Pasar Ikan di Jakarta Utara mencapai status siaga 1 sejak pukul 08.00 WIB,” jelas Isnawa.

BPBD bersama instansi terkait terus melakukan upaya penanganan dengan memantau kondisi di lokasi terdampak dan menyiagakan petugas untuk membantu warga. 

Halaman Selanjutnya
img_title