Cari Bibit Atlet Potensial, Gresik Fight Day Volume V Dibanjiri Penonton
- Viva Jatim/Tofan
Gresik, VIVA Jatim – Olahraga body contact seperti tinju, MMA, Muang Thai dan lainnya mulai digemari masyarakat pecinta olahraga di Kabupaten Gresik dalam beberapa tahun ke belakang, hingga even Gresik Fight Day volume V dibanjiri penonton.
Even Gresik Fight Day yang digelar bertujuan untuk mencari bibit-bibit atlet potensial untuk olahraga tinju, MMA dan Muang Thai ini digelar di Kedai Aromadia, dengan jumlah peserta 40 fighter (petarung), melangsungkan 20 partai pertandingan eksebisi di berbagai kelas.
Kelas yang di pertandingan pada Gresik Fight Day volume V yakni 48-51kg, 53-56kg, 57-60kg, 61-64kg, 67-70kg, 71-75kg dan 81-85kg.
Ketua penyelenggara Gresik Fight Day Dary mengatakan acara berlangsung dengan sukses hingga akhir laga dengan sistem kalah menang di setiap pertandingan.
"Untuk juara ada 20 orang pada laga volume V ini, karena kami membuat sistem sekali main menang kalah," ujarnya, Minggu, 31 Agustus 2025 malam.
Pria yang juga Ketua Persatuan Tinju Indonesia (Pertina) Gresik ini menambahkan untuk para peserta atau petarung beragam, mulai anak muda, bapak-bapak hingga para pekerja. Ada juga peserta dari berbagai kota, tapi lebih banyak didominasi dari wilayah Gresik sendiri. Dari luar pulau atau luar kota juga ada, karena peserta bekerja di Gresik.
"Peserta beragam, dari Gresik sendiri ada dari Benjeng, Duduksampeyan, Cerme. Dari Lamongan, Surabaya juga ada. Bahkan peserta asal Bekasi, Medan juga ikut, karena mereka bekerja di Gresik," ungkap Dary.
Sama dengan even sebelumnya yang di gelar pada Desember 2024 lalu, antusias masyarakat luar biasa untuk menonton Gresik Fight Day volume V kali ini. Gresik Fight Day ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit atlet, sehingga rutin di gelar.
"Alhamdulillah volume penonton banyak sekali, masyarakat penggemar olahraga body contact antusias menonton. Tujuan dari Gresik Fight Day yakni mencari bibit-bibit atlet potensial dari Gresik untuk kejuaraan lokal maupun nasional, seperti Porprov atau PON," ujar pria yang juga pemilik sasana Golden Tiger Boxing Club Gresik ini.