3 Hari Gresik Selatan Direndam Banjir gegara Kali Lamong Jebol, Ini Janji Pemkab

Wabup Gresik mengecek banjir di Desa Desa Glindah, Kecamatan Kedamean.
Sumber :
  • Humas Pemkab Gresik

Gresik, VIVA Jatim – Beberapa desa di tiga kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Gresik terendam banjir sejak Rabu, 12 November 2025, gegara tanggul anak sungai Kali Lamong jebol. Hingga Jumat, 14 November 2025, permukiman warga di beberapa desa dan lahan pertanian masih tergenang air lumayan tinggi.

img_title Pelabuhan Memiliki Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Pangan

Berdasarkan data dari Pusdalops BPBD Kabupaten Gresik, banjir luapan jebolnya tanggul Kali Lamong terjadi sejak Rabu,12 November 2025, sekitar pukul 04.00 WIB pagi. Itu terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur dan saluran air di sekitar tidak memadai. Selain itu, Kali Cemen tak mampu menampung hingga air meluap. 

Akibatnya, beberapa desa di tiga kecamatan terendam banjir. Tiga kecamatan terdampak ialah Kecamatan Benjeng, Menganti, dan Kecamatan Kedamean. Di Desa Glindah, Kecamatan Kedamean, jebolnya tangkis aliran Kali Cermen dengan kedalaman sekitar dua meter mengakibatkan genangan di jalan lingkungan serta menenggelamkan kurang lebih 70 hektare persawahan. 

img_title Polres Gresik-Kejari Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Sementara di Kecamatan Menganti, sejumlah kawasan permukiman juga terdampak, seperti Perumahan Oma Indah, Maharaja, dan Graha 2. Genangan bervariasi antara 10 hingga 60 sentimeter, dengan beberapa warga harus dievakuasi ke tempat aman dan satu tenda darurat didirikan di Dusun Bibis, Desa Beton.

BPBD bersama pemerintah desa dan kecamatan hingga kini masih melakukan pemantauan, penyedotan air, evakuasi terbatas, serta penyaluran bantuan logistik. Upaya pemompaan oleh warga dan instansi terkait juga terus berlangsung di lokasi yang genangannya masih tersisa. Belum diterima laporan adanya korban jiwa dalam bencana banjir tersebut.

img_title Raih Adiwiyata Mandiri, Menteri Jumhur Nilai SMAN 1 Gresik Layak Jadi Teladan Nasional

Untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, Dinas Sosial Gresik telah mendirikan dapur umum di Balai Desa Domas sejak kemarin. Bantuan makanan siap saji disalurkan setiap hari untuk memastikan warga yang rumahnya belum bisa ditempati tetap mendapatkan dukungan.

Besarnya dampak jebolnya tanggul Kali Lamong membuat Wabup Gresik Asluchul Alif langsung turun melakukan pengecekan di Desa Glindah pada Jumat, 14 November 2025. “Sebelumnya sudah kita perbaiki, namun jebol lagi. Begitu air benar-benar surut, alat berat akan masuk dan tanggul ini akan kita permanenkan,” kata Alif. 

“Pak Bupati dan saya terus memantau bersama BPBD dan Dinsos. Kondisi saat ini sebagian besar sudah mulai surut, tinggal sekitar 10-20 sentimeter. Jika hari ini tidak hujan, insyaallah bisa surut total dan perbaikan segera dimulai," imbuhnya.

Halaman Selanjutnya
img_title