Beberapa Rumah Rusak Terkena Angin Puting Beliung di Trenggalek

Rumah warga Desa Karanganom Trenggalek rusak diterpa angin.
Sumber :
  • Viva Jatim/Madchan Jazuli

Trenggalek, VIVA Jatim – Sejumlah rumah rusak terkena angin puting beliung di RT 16 dan 17 RW 03 Desa Karanganom Kecamatan Durenan Trenggalek. Angin yang bertiup kencang membuat genting hingga asbes ikut terbang dan pecah.

img_title Hujan Ringan Bakal Guyur Surabaya Mulai Sore Hingga Malam Nanti

Salah satu warga, Khoiriyah mengungkapkan bahwa kejadian sekitar pukul 15.00 WIB. Angin dari utara dan barat bertemu akhirnya berputar di sekitar rumahnya. Melihat kejadian itu langsung berlari ke halaman depan rumah untuk menyelamatkan diri.

"Saya hanya bisa di halaman karena anginnya dari utara huwess, lihat itu sampai ke pekarangannya Pak Jarwo," ujar Khoiriyah sambil menunjuk asbes teras rumahnya yang rusak, Rabu, 28 Januari 2026.

img_title Mojokerto Diterjang Angin Kencang: Fasilitas Umum Rusak hingga Pohon Tumbang

Ia mengaku angin yang bergerak tidak sampai ke bawah. Hanya saja mengenai depan rumahnya yang langsung berhadapan serong dengan lahan pekarangan tembus ke persawahan.

Ibu dua anak ini menambahkan kejadian begitu cepat berlangsung. Angin membawa puing-puing ke atas dan ke arah selatan selang beberapa menit.

img_title Prakiraan Cuaca Jatim Hari Ini, Rabu, 25 Maret 2026

"Hanya sekitar 5 menitan tidak ada, kondisi belum hujan masih mendung," akuinya.

Lain Khoiriyah lain lagi Kamsir, lansia yang kandang tempat pembuatan batu bata roboh menjelaskan angin berputar diatas. Ia langsung keluar rumah dan mendengar suara seperti kayu yang akan patah.

"Suaranya klatak klatak, dan ada tembok tetangga itu roboh," ujar Kamsir sembari membenahi atap teras yang rusak.

Pantauan VIVA Jatim, tak berselang lama, petugas dari BPBD Trenggalek, Kepala Desa Karanganom serta Babinsa Desa Karanganom meninjau lokasi. Melakukan pendataan dan dokumentasi, selanjutnya akan dilaporkan ke atasan.

Pengamatan penulis, ada 5 rumah yang rusak ringan dan 2 gudang batu bata. Warga masih belum membersihkan reruntuhan atap karena sudah mulai beranjak petang.