Capaian Pemanfaatan Program Cek Kesehatan Gratis di Tulungagung Masih 25 Persen

Kadis Kesehatan Tulungagung Desi Lusiana Wardani.
Sumber :
  • Madchan Jazuli.

Dalam kesempatan ini terungkap bahwa salah satu hambatan utama rendahnya angka CKG adalah faktor psikologis masyarakat. Desi menyebutkan banyak warga yang merasa takut untuk memeriksakan diri karena khawatir mengetahui penyakit yang diidapnya.

img_title Rail Clinic dan Rail Library KAI Hadir di Cerme Gresik, Warga Dapat Layanan Gratis

"Stigma ini yang harus kita hilangkan. CKG justru berfungsi untuk deteksi dini. Jika ditemukan penyakit lebih awal, maka pengobatan dapat dilakukan secepat mungkin agar tidak bertambah parah," jelas Desi menanggapi pertanyaan kritis dari peserta.

Guna mempermudah pelayanan, Dinas Kesehatan Tulungagung kini membuka akses CKG tidak hanya di Puskesmas, tetapi juga jemput bola ke kelompok masyarakat. Desi menjelaskan bahwa kelompok arisan atau organisasi keagamaan yang memiliki anggota 40 hingga 50 orang dapat mengajukan layanan pemeriksaan berkelompok.

img_title Hasil CKG Anak Sekolah di Kota Malang, Kesehatan Mental Masuk Enam Besar Temuan Kasus

"Prosedurnya cukup berkirim surat ke Dinas Kesehatan. Tujuannya bukan untuk mempersulit, melainkan agar kami dapat mendisposisikan petugas dari Puskesmas terdekat ke lokasi warga tersebut," pungkasnya.