Kapolres Metro Jaksel Ungkap Mario Dandy Sempat Paksa David Taubat dan Push-up

Mario Dandy Satrio
Sumber :
  • Viva

Jatim –Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Ary mengungkap tersangka Mario sempat meminta David untuk bersikap taubat dan Push-up sebelum aksi penganiayaan dilakukan. 

img_title Polresta Sidoarjo Tangkap 3 Pembacok Bocah 15 Tahun di Buduran

Namun, David saat itu mengaku tidak mengetahui cara sikap taubat. Mario Dandy Satriyo atau MDS (20) kemudian melakukan penganiayaan terhadap anak pengurus GP Ansor itu, David hingga koma.  

Mulanya, tersangka Mario Dandy bersama tersangka lain yang juga temannya, berinisial S menghampiri korban David di rumah rekannya di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Saat itu, Mario memerintahkan S untuk merekam aksi penganiayaan melalui ponselnya. 

img_title Lansia di Lamongan Tewas Usai Selamatkan Bocah SMP yang Hendak Diperkosa

"Kemudian, sesampainya di rumah temannya korban, tersangka S bertanya kepada tersangka MDS, perannya apa? Tersangka MDS bilang, 'Lu videoin aja, nih pakai hp gua'," kata Ade kepada wartawan, Jumat, 24 Februari 2023

Tersangka Mario lantas menyuruh korban David untuk push-up sebanyak 50 kali. Karena korban tidak kuat, akhirnya hanya bisa melakukan push-up sebanyak 20 kali saja. 

img_title Bunuh Mertua dan Aniaya Istri, Pria Mojokerto Didakwa Pembunuhan Berencana

"Korban disuruh sikap taubat oleh tersangka MDS, korban menyampaikan tidak bisa. Akhirnya tersangka MDS meminta tersangka S untuk mencontohkan sikap taubat. Namun, korban tetap tidak bisa," tuturnya.

"Sehingga MDS menyuruh korban untuk mengambil posisi push-up sambil tersangka S melakukan perekaman video menggunakan handphone tersangka MDS," lanjut Ade.

Tak hanya itu, berdasarkan analisa rekaman CCTV, aksi penganiyaan yang dilakukan Mario Dandy terhadap David semakin sadis. Kata Ade, Mario dengan keji menendang hingga menginjak kepala David berkali-kali.

"Kami putar video (CCTV) tersebut dan kami tanyakan kepada para saksi. Para saksi menyatakan sesuai dengan apa yang video itu tayangkan, telah terjadi kekerasan terhadap D dengan cara menendang kepala beberapa kali. Kemudian, menginjak kepala beberapa kali," tutur Ade. 

"Juga menendang perut dan memukul kepala ketika korban berada pada posisi push-up," jelasnya.

Ayah dari Mario Dandy, Rafael Alun Trisambodo sudah menyampaikan permintan maafnya atas aksi penganiyaan oleh putranya. Dia sadar aksi brutal putranya itu membuat gaduh karena viral di media sosial. Rafael minta maaf langsung kepada korban David, orangtua David, GP Ansor, hingga keluarga besar PBNU. 

Halaman Selanjutnya
img_title