Guyub, Perguruan Silat dan GP Ansor Resik-resik Kuburan Jelang Ramadan
- Madchan Jazuli/Viva Jatim
"Kita bisa tunjukan kepada masyarakat bahwa di Karanganom kita bisa guyub rukun. Kedepanya kita agendakan rutin, agar pemuda desa bisa lebih terjalin keakraban dan komunikasi. Termasuk bisa bersatu dan tidak terjadi kesenjangan sosial," terangnya.
Total keseluruhan perwakilan mulai GP Ansor, PSHT Rayon Karanganom, PSNU Pagar Nusa Ranting Karanganom, PSHT Winongo, IKSPI, serta IPNU Karanganom sebanyak 25 orang.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Desa Karanganom, Muntingah. Pihak Pemerintah Desa mengungkapkan banyak pandangan di luar yang menjustifikasi desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tulungagung ini tidak kondusif. Namun, telah dijawab oleh kegiatan pada pagi hari ini.
"Saya sudah menyatakan di Karanganom seperti ini sudah guyub rukun. Baik antara remaja-remaja hingga semua warga hidup rukun," ujar Muntingah.
Pihak Pemdes akan mensupport apapun bentuk kegiatan positif di desa. Tidak lain untuk pembangunan fisik maupun pembangunan mental karakter yang sama halnya penting.
Sebagai informasi, kegiatan dimulai pukul 06.00 hingga 07.15, pasalnya banyak yang sudah beraktifitas, sehingga memaksimalkan waktu di pagi hari sebelum berangkat kerja.
Kegiatan bersama antar perguruan akan berlanjut rencana di pertengahan bulan Ramadan mengadakan bagi takjil dan berbuka bersama.