Cerita Para Perwira Pertamina Rela tak Libur Lebaran Demi Jaga Pasokan Energi Nasional
- Istimewa
Hal demikian juga dialami oleh Budhi Refa Anjani yang bertugas sebagai Production Superintendent di lepas pantai yakni di Central Plant, East Operations Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).
"Tugas kami memastikan day to day operation di central plant, bertanggung jawab atas target produksi, safety, semua personel dan penggunaan budget pada anjungan central plant ini," terang pria yang akrab disapa Budrev itu.
Budrev bercerita bahwa dirinya rela tidak libur saat Lebaran demi upaya menjaga stabilitas energi nasional.
"Tahun ini tidak bisa berlebaran bersama istri dan dua anak saya. Kami bertugas dan menjalankan operasi di sini bukan hanya sekedar memenuhi kewajiban dalam bekerja, tapi juga untuk kepentingan yang lebih luas," ujarnya.
Arya Dwi Paramita selaku Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina mengatakan bahwa tugas dan tanggung jawab yang diemban para Perwira Pertamina di sektor hulu migas ini sangat penting dan strategis, karena telah menjadi ujung tombak pasokan minyak mentah yang memperkuat ketahanan energi nasional.
“Mereka mendedikasikan waktunya untuk memastikan pasokan minyak mentah tetap berjalan di masa libur Lebaran,” ujar Arya.
Arya menambahkan bahwa selama libur lebaran, PHE juga memastikan operasional berjalan dengan baik di wilayah kerja hulu migas di daerah onshore (darat) maupun offshore (lepas pantai) dengan mengaktifkan Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2025.