NPGF Dorong Produktivitas Cabai untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Magelang

Program FFD NPGF di Magelang.
Sumber :
  • Istimewa

Magelang, VIVA Jatim-PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) memperkuat strategi pertumbuhan berbasis lapangan melalui penyelenggaraan Farmer Field Day (FFD) yang secara konsisten dijalankan di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan terbaru dilaksanakan di lahan cabai milik Supriyanto, Desa Kamongan, Kecamatan Srumbung, Magelang, Jawa Tengah.

img_title Panen Cabai Rawit Petani Jatim Naik 15 Persen Berkat Budidaya Berbasis Teknologi

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar 65 peserta yang terdiri dari petani lokal, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari berbagai wilayah di Kecamatan Srumbung.

Dalam kesempatan tersebut, NPGF tidak hanya memberikan edukasi terkait praktik budidaya cabai yang efektif, tetapi juga membagikan sampel produk unggulan seperti Pupuk NPG 16-16-16-TE dan NPG Booster 13-6-27-4-TE sebagai bentuk pendekatan langsung kepada petani.

img_title Kapolres Mojokerto Pimpin Tanam Jagung Kuartal III di Lahan 6 Ha, Target Penen 48 Ton

Pada lahan seluas ±1.700 meter persegi tersebut, seluruh siklus budidaya cabai mulai dari fase vegetatif hingga generatif menggunakan Pupuk NPG secara penuh.

Hasilnya, tanaman telah memasuki petikan ke-13 dengan kondisi tetap optimal, tidak ditemukan gejala layu, struktur batang kuat, serta produktivitas buah yang masih tinggi dan konsisten.

img_title Serapan Gabah Petani Bulog Jatim Lampaui Target Capai 884.559 Ton Beras

Ini menjadi indikator penting bahwa formulasi pupuk NPG mampu menjaga stabilitas tanaman bahkan dalam kondisi cuaca yang kurang ideal.

Performa ini terjadi di tengah curah hujan yang masih tinggi, salah satu faktor risiko utama dalam budidaya cabai karena rentan memicu penyakit dan penurunan hasil panen. Namun, pada demplot ini, tanaman tetap sehat tanpa indikasi serangan hama signifikan seperti patek.

Dalam kesempatan ini, NPGF juga memperkenalkan produk baru berupa MKP dan KNO3 sebagai bagian dari penguatan portofolio nutrisi tanaman.

Supriyanto selaku pemilik lahan berharap program ini terus berlanjut. Pasalnya, program tersebut memberikan dampak positif.

“Harapannya bisa terus dilakukan secara rutin, sehingga semakin banyak petani, termasuk KWT di wilayah ini yang mendapatkan manfaat nyata dan bisa meningkatkan hasil pertanian mereka dengan Pupuk NPG," ujarnya.

Sementara itu, Amrul Jihad, PPL di wilayah Desa Ngablak, Kemiren, dan Mantingan, menekankan relevansi kegiatan ini. Menurutnya momentum FFD ini waktunya tepat karena dilakukan saat curah hujan masih tinggi.

Halaman Selanjutnya
img_title