GJLS: Berapi-Api Hadirkan Komedi dan Kisah Persahabatan Petugas Damkar
- VIVA Jatim
Carissa menyebut tantangan terbesarnya selama proses syuting adalah menahan tawa. Para pemain juga harus mengikuti workshop untuk mendalami karakter dan situasi yang dihadapi dalam film.
Dia turut mengapresiasi adegan latihan pemadam kebakaran yang melibatkan api sungguhan. Dalam adegan tersebut, para pemain menjalani situasi yang menyerupai latihan pemadam kebakaran di dunia nyata.
Pengalaman itu juga dijelaskan Khairul Umam, yang terlibat sebagai pemeran sekaligus pemadam kebakaran sungguhan yang membantu proses produksi.
Khairul mengatakan sejumlah adegan dalam film mengacu pada standar pendidikan dan pelatihan pemadam kebakaran. Para pemain menjalani workshop sekaligus mempraktikkan prosedur menghadapi api.
“Beberapa scene di film itu memang mereka workshop dan praktiknya benar-benar menghadapi api sungguhan. Itu memang yang dipraktikkan dalam film dan sesuai standar diklat damkar,” ujar Khairul.
Menurutnya, proses pengambilan gambar menghadirkan tantangan tersendiri. Para pemain harus menyesuaikan gerakan dengan aba-aba action dan cut, sementara perlengkapan pemadam kebakaran yang digunakan memiliki bobot cukup berat.
Meski demikian, pengalaman tersebut membuat para pemain merasakan langsung suasana bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran.
Disutradarai Monty Tiwa, GJLS: Berapi-Api mengikuti kisah tiga sahabat yang bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran. Trio yang diperankan Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir itu harus menghadapi berbagai tugas tak terduga yang jauh dari kesan heroik.
Di balik kekacauan dan situasi absurd yang memancing tawa, film ini juga mengangkat persahabatan, perjuangan menghadapi kegagalan, serta kehidupan orang-orang yang kerap diremehkan oleh lingkungan sekitarnya.
Selain ketiga personel GJLS, film ini dibintangi Carissa Perusset, Aurra Kharisma, Inayma, Ebel Cobra, Grace Emmanuela, Yono Bakrie, Nigel Siwabessy, Rio Dumatubun, Sadha Triyudha, dan Khairul Umam.