Polres Blitar Berikan Trauma Healing kepada Keluarga Korban Mutilasi
- Mokhamad Dofir
Blitar, VIVA Jatim-Polres Blitar melakukan trauma healing kepada keluarga korban mutilasi UK yang jenazahnya ditemukan di Ngawi. Trauma healing diharapkan bisa mendukung pemulihan mental dan emosional keluarga korban.
Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman saat bersama jajarannya bertakziah ke rumah duka, di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum. AKBP Arif tampak menghibur dua anak almarhumah.
AKBP Arif juga menyerahkan bantuan kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sosial Polri dalam mendampingi masyarakat, khususnya keluarga yang terdampak langsung oleh tragedi tersebut.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan moral dan psikologis kepada keluarga korban. Kami memahami betapa beratnya beban yang mereka tanggung, dan kami ingin memastikan mereka tidak merasa sendirian dalam menghadapi cobaan ini,” ujar AKBP Arif dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 28 Januari 2025.
Selain itu, Polres Blitar juga membuka ruang konsultasi bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan psikologis, terutama terkait kasus-kasus yang berdampak besar pada kesehatan mental.
“Kami berharap keluarga korban dapat perlahan-lahan bangkit dan menjalani kehidupan dengan lebih baik,” katanya.
Ia mengatakan kasus mutilasi ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan.