Ketua LD PWNU Jatim Dorong Bamusi PDIP Berkembang, Jadi Contoh Toleransi dan Keberagaman

Ketua LD PWNU Jawa Timur, KH. Syukron Jazilan
Sumber :
  • Viva Jatim/Nur Faishol

Surabaya, VIVA Jatim – Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (LD PWNU) Jawa Timur, Kiai Syukron Jazilan menyampaikan pesan dalam tausiyah pengajian Ramadan di Aula Megawati Soekarnoputri, Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Jalan Kendangsati Industri 57 Surabaya, Jum’at, 14 Maret 2025, sore.

img_title Ratusan Kader Perempuan PDI Perjuangan Gresik Peringati Haul Bung Karno ke-56

Dalam acara tersebut ia berpesan terkait pentingnya toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurut Kiai Syukron Jazilan, prinsip utama yang harus dijaga oleh setiap warga negara adalah sikap toleransi, atau dalam Islam dikenal sebagai tasamuh. 

"Toleransi itu antara satu dengan lainnya saling menghormati. Di NU, toleransi ini disebut dengan dakwah ramah, di mana dakwah disampaikan dengan cara yang santun dan menyejukkan,” terang Kiai Syukron.

img_title Global Diplomacy Award Diluncurkan, Indonesia Dinilai Berpotensi Jadi Referensi Perdamaian Dunia

Sebab, lanjutnya, Indonesia merupakan negara dengan keberagaman luar biasa, dari segi budaya, suku, bahasa, dan agama. Oleh sebab itu, toleransi menjadi kunci utama dalam menjaga keutuhan dan kedamaian bangsa. 

"Kalau tidak ada toleransi, keberagaman ini bisa menjadi ancaman serius bagi persatuan,” tuturnya.  

img_title PDIP Jawa Timur Salurkan Ratusan Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha

Di tengah situasi yang penuh tantangan, Kiai Syukron Jazilan mengajak umat Islam untuk menjadikan ibadah puasa Ramadan sebagai momentum untuk menurunkan ego sektoral. Menurutnya, esensi puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga hawa nafsu, termasuk menahan amarah dan kebencian.  

“Puasa berasal dari kata dalam bahasa Arab yang berarti menjaga nafsu, bukan menghilangkannya. Nafsu itu harus dijaga agar tidak mudah marah, supaya kita menjadi pribadi yang lebih tenang,” ulasnya.  

Lebih lanjut, Kiai Syukron Jazilan juga menekankan pentingnya sikap saling berbuat baik antar sesama manusia. Dia mengutip kisah Nabi Musa AS yang pernah bertanya kepada Allah SWT tentang cara menyenangkan hati-Nya. Jawaban Allah SWT, beber Kiai Syukron, adalah dengan membahagiakan orang lain

"Ini selaras dengan perjuangan PDI Perjuangan yang selalu berpihak kepada wong cilik. Partai ini tidak hanya memperjuangkan hak-hak rakyat kecil secara politik, tetapi juga berusaha hadir dalam kehidupan sosial dengan kepedulian nyata,” sebut Kiai Syukron.  

"Saya melihat selama ini, di Indonesia, khususnya di PDI Perjuangan, toleransi berkembang dengan sangat baik. Nilai-nilai perjuangannya sejalan dengan ajaran Rasulullah SAW yang mengedepankan Ahlussunnah Wal Jamaah serta ajaran wasathiyah (jalan tengah). Tidak condong ke kanan, tidak juga ke kiri,” tegasnya.  

Halaman Selanjutnya
img_title