Surplus Panen Padi di Tulungagung Capai 66 Ribu Ton

Kadis Pertanian Tulungagung, Suyanto
Sumber :
  • Madchan Jazuli/Viva Jatim

Tulungagung, VIVA Jatim – Komoditas padi masih menjadi andalan petani di wilayah Tulungagung. Pasalnya pada panen tahun ini mengalami surplus hingga puluhan ribu ton untuk mencukupi kebutuhan lokal maupun daerah sekitar.

img_title Kasus Arisan Online Bodong Rp71 Miliar, Polda Jatim Bakal Periksa Selebgram Hingga Artis

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung Suyanto menerangkan jumlah hasil panen padi musim ini dibanding sebelumnya mengalami peningkatan sebesar puluhan ton. Dengan tiga wilayah kecamatan penyumbang hasil padi terbanyak.

"Iya dibanding dengan tahun lalu surplusnya banyak. Jadi untuk padi nya ini surplus nya 66.983,44 ton," beber Suyanto di ruangannya, Kamis, 15 Mei 2025.

img_title Polda Jatim Ungkap Kasus Arisan Online Bodong Senilai Rp71 Miliar

Dirinya menambahkan untuk masa tanam (MT) area tanam seluas 25.442 hektare. Kemudian untuk MT 2 sebesar 4.717 hektare sehingga total 30.159 hektare.

"Dari jumlah itu, untuk produksi sampai dengan Mei 2025 untuk padi 154.555,08 ton," paparnya.

img_title 400 Talenta Muda Soekarno Cup 2026 Siap Warisi Api Perjuangan

Dirinya menerangkan hasil meningkat ini lantaran kerjasama antara semua pihak. Pun juga melebihi yang diharapkan karena adanya tambahan Irigasi Perpompaan (Irpom).

Suyanto menambahkan kebanyakan pedagang besar ke Tulungagung membeli ke petani-petani lokal. Sedangkan untuk data update, pihaknya selalu melalu database milik Balai Penyuluhan Pertanian (BPP Kementan).

"Penyuluh Pertanian laporan ke pusat lewat penyuluh pertanian. Sehingga penyuluh memberikan laporan ke Kementerian Pusat, tidak hanya ke Dinas Pertanian. Ini data sudah terupdate sampai Kementan," terangnya.

"Rata rata yang mengambil beras sini Nganjuk, Kedir Lalu Blitar sebagian juga," tandasnya.