Akhirnya, Jalan Nasional Pacitan-Trenggalek yang Ambles Diuruk oleh BBPJN

Penanganan jalan ambles di Jalan Nasional Pacitan-Trenggalek.
Sumber :
  • Viva Jatim/Madchan Jazuli

Trenggalek, VIVA JatimTanah ambles yang berada di Jalan Nasional Pacitan-Trenggalek KM 28+350, masuk RT 8 RW 03 Dusun Plapar Desa Cakul, Kecamatan Dongko Trenggalek. Akhirnya mendapatkan penanganan sementara oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, yaitu dengan cara menguruk sekaligus menambal jalan.

img_title BBPJN Jawa-Bali Targetkan Jalan Lingkar Utara Lamongan 17 Agustus Beroperasi

Pengamatan VIVA Jatim, pekerja menutup lubang di aspal yang sebelumnya menganga berapa sentimeter dan beberapa titik, sekarang sudah tertutup. Namun, kondisi lalu lintas kendaraan masih menggunakan sistem buka tutup.

Kalaksa BPBD Trenggalek Stefanus Triadi Atmono menjelaskan bahwa hari ini tim dari Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Jawa-Bali akan melaksanakan penelitian di jalan tersebut. Ia mengakui amblesnya jalan disebabkan cuaca yang sangat ekstrim di Trenggalek yang terjadi mulai Sabtu sampai Minggu kemarin.

img_title Jalan Nasional Penghubung Pacitan-Trenggalek Amblas, Begini Langkah BPBD

"Lokasi amblas sesuai data dari BBJN berada di KM 28+350, hujan deras mengakibatkan longsoran pada bangunan sekitar jalan nasional," ujar Triadi Atmono, Senin (30/6/2025).

Triadi menerangkan langkah yang dilakukan BPBD Trenggalek sementara diratakan jalan dengan lapis pondasi Agregat A. Serta pemasangan terpal dan rambu-rambu antisipasi yang jelas jalan nasional tersebut, agar tetap bisa dilalui.

img_title BBPJN Cek Jalan Lingkar Utara Lamongan untuk Mudik Lebaran, Ini Hasilnya

Upaya nya setelah setelah dilakukan penelitian dan sebagainya itu akan dilakukan penanganan permanen diupayakan. Jadi oleh pihak perencanaan hari ini dilakukan.

Panjang kalau melihat laporan dari TRC yang masuk ke BPBD kurang lebih dari, itu kan ada titik titik yang sampai ke warga masyarakat 70 sampai 200an meter.

"Lalu pemasangan terpal, supaya nanti waktu hujan dan sebagainya itu air tidak masuk ke dalam. Bahkan bisa mengakibatkan ables karena sementara," paparnya. 

Sementara, ditemui di lokasi, salah satu warga tepat di samping SDN 5 Cakul, Tugiono mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Sabtu malam, 28 Juni 2025 sekitar pukul 21.00 WIB. Lalu, dari rumah Rinanto tepat berada di depan SDN 5 Cakul terkejut karena di kamar tidurnya keluar air dari dalam tanah.

Selanjutnya, Rinanto keluar melihat ke jalan sudah ada tanda tanda retak. Setelah itu sekitar jam 11 malam, semua keluar ke jalan untuk melihat kondisi di luar, ternyata sudah terlihat retakan agak lebar.

Halaman Selanjutnya
img_title