Satlantas Polres Mojokerto Edukasi Pengemudi Tertib Lalu Lintas Lewat Program Polantas Menyapa

Satlantas Polres Mojokerto dalam Program Polantas Menyapa
Sumber :
  • VIVA Jatim/M Lutfi Hermansyah

Mojokerto, VIVA Jatim – Satlantas Polres Mojokerto menggencarkan edukasi tertib lalu lintas kepada para pengemudi lewat program Polantas Menyapa. Ini dalam rangka mendukung Operasi Patuh Semeru 2025

img_title Pengakuan Maling Dapur SPPG di Mojokerto, Barang Curian Dijual Murah

Kali ini, kegiatan tersebut digelar di Warkop Candu, Desa Belahantengah, Kecamatan Mojosari, Mojokerto. Dengan menyasar baik pengemudi roda dua maupun roda empat. 

Selain pesan keselamatan, personel Satlantas Polres Mojokerto juga menyampaikan 8 sasaran prioritas Operasi Patuh Semeru 2025. Yakni pengendara motor tidak memakai helm SNI, pengemudi mobil tidak memakai sabuk pengaman, berkendara sambil mengoperasikan ponsel, pengemudi berusia di bawah umur dan berboncengan lebih dari 1 orang. 

img_title Maling Kuras Isi Dapur SPPG di Mojokerto Ternyata Spesialis Bobol Sekolah dan Perkantoran

Kemudian, berkendara dalam kondisi mabuk, berkendara melawan arus lalu lintas dan melebihi batas kecepatan, serta angkutan barang yang muatannya atau dimensinya berlebih (over dimension and over load).

"Komunitas R2 dan R4 ini mempunyai banyak relasi sesama pengemudi. Harapannya mereka menularkan informasi berkaitan kamseltibcarlantas kepada relasi masing-masing," kata Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Ridho Rinaldo, Minggu, 20 Juli 2025.

img_title Maling Kuras Isi Dapur SPPG di Mojokerto, Distribusi MBG Terhenti

Ridho menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus membangun budaya tertib lalulintas melalui pendekatan yang komunikatif dan edukatif. 

Harapannya, kesadaran masyarakat meningkat, dan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan.

Ia juga menyampaikan, bakal memberikan tindakan tegas terhadap 8 sasaran prioritas tersebut. Oleh karenanya, para pengemudi harus patuh dan menghindari segala jenis pelanggaran lalu lintas. 

"Kami ingin seluruh pengemudi mematuhi segala aturan lalu lintas untuk mengurangi angka kecelakaan, baik itu luka ringan, luka berat apalagi meninggal dunia," tutup Ridho.