Ratusan Pelanggar Terjaring ETLE Polres Gresik dalam Operasi Zebra 2025
- Humas Polres Gresik
Gresik, VIVA Jatim – Sejak digelar pada 17 hingga 20 November 2025, efektivitas Operasi Zebra Semeru 2025 terlihat tingginya angka penindakan yang tercatat. Sistem tilang elektronik, baik statis maupun mobile, menjadi kunci utama pengawasan pelanggaran lalu lintas.
Tercatat 75 pelanggaran terdeteksi oleh kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Incar mobile selama pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik. Pelanggaran didominasi oleh pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, melanggar marka jalan, hingga tidak melengkapi surat-surat kendaraan.
Selain itu, langkah ini digencarkan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Gresik.
Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin mengatakan personel Satlantas kembali mengerahkan unit ETLE Incar di sejumlah titik strategis, terutama di kawasan Kecamatan Manyar dan Kecamatan Bungah, Jumat, 21 November 2025.
Dua wilayah tersebut memiliki tingkat mobilitas yang tinggi serta kerap menjadi lokasi terjadinya pelanggaran, sehingga menjadi fokus utama dalam operasi hari ini.
"Sudah ada sekitar 75 pelanggaran terdeteksi oleh kamera ETLE Incar mobile. Pelanggaran didominasi oleh pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, melanggar marka jalan, hingga tidak melengkapi surat-surat kendaraan. Angka ini diperkirakan masih dapat bertambah seiring berlanjutnya patroli elektronik di lapangan," ujarnya.
Polisi Gresik melaksanakan Operasi Zebra Semeru dengan ETLE.
- Humas Polres Gresik
Selain melakukan penindakan berbasis teknologi, AKP Nur Arifin menambahkan personel Satlantas Polres Gresik juga memberikan himbauan simpatik kepada para pengendara. Edukasi terus digalakkan agar masyarakat memahami pentingnya kepatuhan dalam berkendara.
“Di samping penindakan, kami terus mengedukasi masyarakat. Keselamatan adalah yang utama, dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas adalah kuncinya,” terangnya.
Tingginya kontribusi ETLE pada sistem penindakan menunjukkan bahwa tilang berbasis elektronik semakin memberikan efek jera kepada pelanggar, sekaligus mengurangi interaksi langsung petugas dengan masyarakat dalam proses penindakan.
"Semakin intensifnya Operasi Zebra Semeru 2025, Polres Gresik mengajak seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin dalam berlalu lintas. Kepatuhan bukan semata untuk menghindari sanksi, namun demi keamanan diri sendiri dan keselamatan bersama," ungkap AKP Arifin.
Ia menjelaskan dari rekapitulasi hingga hari ini, sejak awal operasi tercatat ada sekitar 1.450 penindakan dalam operasi Zebra Semeru 2025 oleh Satlantas Polres Gresik. Rinciannya yakni tilang ETLE Statis sebanyak 239, tilang ETLE Mobile ada sekitar 539, tilang Manual ada 7 pelanggar dan teguran Simpatik sebanyak 665.