Sambut HUT ke 5, Komunitas Warga Gresik Datangkan Kesenian Khas Jawa Timur

Seni Campur Sari khas Jatim di datangkan komunitas Pager Bali
Sumber :
  • VIVA Jatim/Tofan Bram Kumara

Bali, VIVA Jatim – Berbagai kesenian tradisional dari Jawa Timur, mulai tari Remo, tari Tayub dan Campur Sari didatangkan Perkumpulan Warga Gresik yang ada di Bali (Pager Bali) untuk memperingati HUT ke-5, Selasa, 2 Desember 2025.

img_title Imlek 2577 Kongzili, Perajin Barongsai dan Naga Liang Liong Sidoarjo Panen Rejeki

Tidak hanya itu, Pager Bali juga menggelar bakti sosial donor darah yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali, pemberian santunan puluhan anak yatim piatu.

Pager Bali ini sebuah komunitas atau perkumpulan yang beranggotakan puluhan warga Gresik yang datang dan bekerja di Bali. Juga warga Gresik yang sudah menetap tinggal di Bali.

img_title Wayang Topeng Malangan Jadi Magnet Pelestarian Budaya di Taman Budaya Jatim

Ketua Umum Pager Bali Hadi Utomo mengatakan berslogan solidaritas tanpa batas tersebut menjalankan roda organisasinya membagi dalam beberapa divisi yang meliputi kesekretariatan, keuangan, humas, sosial, agama, ekonomi, seni dan budaya, serta pemuda dan olah raga. 

"Kami memperingati Harlah ke-5, kegiatan donor darah bekerjasama dengan PMI Provinsi Bali. Juga memberi santunan anak yatim piatu serta menampilkan kesenian tari Remo, tari Tayub dan Campur Sari yang secara khusus didatangkan dari Gresik sebagai wujud serta Pager Bali memelihara dan memperkenalkan kesenian Jawa Timur," terangnya.

img_title DPRD Jatim Gelar Wayang Kulit dan Pasar UMKM untuk Masyarakat

Hadi Utomo juga menyampaikan terima kasih kepada semua warga atau anggota Pager Bali sampai pada tahun kelima semenjak didirikan masih menjaga semangat, solid dan santun di tanah orang.

"Kami harapkan semua anggota komunitas Pager Bali tetap kompak, jaga semangat. Menjaga kerukunan antar sesama anak bangsa. Apalagi kami berada rantau di daerah orang, jadi harus benar-benar menjaga sikap dan saling menghormati," ujar pria yang sudah merantau puluhan tahun di Bali ini.

Ditempat yang sama, ketua panitia Wasis Aditya menjelaskan dengan tema Rumaketing paseduluran anggayuh aruming katresnan (Rumaketing paseduluran anggayuh aruming katresnan) dapat tetap terjalin dengan baik selamanya.

"Semoga dengan menjalin silaturahmi yang makin erat dapat menumbuhkan rasa cinta dan kepekaan sosial terhadap sesama. Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut serta mendukung harlah," ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan perwakilan dari dewan Pager Bali Harry Sumarno yang menyampaikan agar semua anggota untuk terus menerus menjalin dan merawat ikatan persaudaraan yang kuat.

Halaman Selanjutnya
img_title